Kesehatan

Pantau Kesehatan Keluarga Pakai Applicative MedicalCare System

Stunting atau tinggi badan anak pendek akibat kekurangan gizi  terutama protein kronis (menahun).

The Telegraph
Ilustrasi anak-anak mengalami stunting atau tubuh pendek. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pada 1.000 hari pertama kehidupan dikenal sebagai golden period atau periode emas.

Pada masa periode emas terjadi percepatan pertumbuhan otak serta fisik yang pesat.

Jika  periode emas tersebut terhambat,  salah satu dampak terjadi pada pada anak mengalami stunting.

Stunting atau tinggi badan anak pendek akibat kekurangan gizi  terutama protein kronis (menahun).

Dokter spesialis kandungan dr Achmad Mediana SpOG sekaligusFounder AMS Klinik mengatakan, Indonesia membutuhkan layanan kesehatan yang memiliki sistem komprehensif dan terintegrasi.

Baca juga: Mendagri Tito Soroti Persoalan Stunting: Kekerdilan Menimbulkan Masalah

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Ingin Masalah Stunting Bisa Ditekan Agar Indonesia Emas 2045 Bisa Tercapai

Achmad mengatakan,  stunting dan kematian ibu-anak merupakan masalah serius dan terus dihadapi masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Padahal, masalah tersebut dapat dicegah sejak awal dengan mengelola kesehatan secara sistematis dan komprehensif.

Pengelolaan itu di antaranya bisa menggunakan aplikasi sehingga pemantauan bisa berlangsung secara real time.

Sistem ini ditujukan untuk memantau dan mengelola kesehatan.

Pemantauan kesehatan bisa diaplikasikan secara mudah dan murah, menurut Achmad, menggunakan sistem yang dimiliki AMS Klinik yaitu Applicative MedicalCare System.

Dia menjelaskan, ada tiga sistem utama yaitu early deteksi, preventif, dan monitoring.

Ketiga sistem tersebut dapat mengetahui sejak dini potensi terhadap penyakit yang diderita  seluruh anggota keluarga.

Serta dapat mengetahui potensi penyakit anak. Apalagi angka stunting tinggi dan kematian Ibu-Anak di Indonesia.

"Tentunya memerlukan penanganan untuk menekan angka tersebut," kata Achmad Mediana seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Protein Hewani dan 9 Asam Amino Esensial Cegah Stunting pada Anak-anak

Baca juga: Kasus Stunting di Indonesia Belum Turun, Memberi Sarapan Untuk Anak Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved