Breaking News:

PTM Kota Tangerang

Arief R Wismansyah Minta Guru di Kota Tangerang Aktif Tes Covid-19 Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta guru di wilayahnya untuk aktif mengikuti tes Covid-19 sebagai persiapan pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Arief R Wismansyah Minta Guru di Kota Tangerang Aktif Tes Covid-19 Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta para guru di wilayahnya untuk rajin mengikuti tes Covid-19, sebagai persiapan jelang pembelajaran tatap muka (PTM).

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang tengah melakukan testing secara massif pasca-libur panjang tahun 2021.

Menyasar pada seluruh elemen masyarakat, Pemkot Tangerang lakukan testing di seluruh Kecamatan wilayah Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah juga menyerukan agar para tenaga pendidik bisa melakukan testing di lokasi-lokasi yang telah dijadwalkan oleh Pemkot Tangerang.

"Agar para guru bisa melakukan pengecekan minimal swab antigen atau genose agar mengetahui kondisi kesehatannya," ujar Arief saat menghadiri halal bi halal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang secara virtual, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Sembilan SDN di Kecamatan Leuwiliang Bogor Mulai PTM, ini Langkah yang Diambil Satgas Covid-19

"Tentu ini menjadi ikhtiar kami dalam menekan penyabaran Covid-19 di Kota Tangerang," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak para guru yang belum divaksin agar segera melakukan vaksinasi.

"Saya imbau para guru baik aktif maupun yang telah purna bakti atau lansia agar segera melakukan vaksinasi. Rencananya akan dilaksanakan secara door to door sesuai data yang dimiliki oleh Puskesmas atau bisa langsung datang ke Puskesmas terdekat," ucap Arief.

Terakhir, Arief ajak para tenaga pengajar untuk terus menyosialisasikan protokol kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah yang baik dan benar kepada para siswa dalam rangka persiapan menghadapi proses pembelajaran tatap muka.

"Jika memungkinkan dan bisa dilaksanakan pembelajaran tatap muka, saya minta mulai dari sekarang tenaga pengajar untuk kembali menyosialisasikan pada siswa perihal penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar," katanya.

Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengumumkan sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli 2021.

Baca juga: Sekolah yang Terapkan PTM di Jakarta Bakal Bertambah Jadi 300 Sekolah

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved