Berita Bekasi

Investasi di Kabupaten Bekasi Capai Rp 13,45 Triliun, Didominasi Penanaman Modal Asing

Investor menanamkan modalnya di Kabupaten Bekasi mencapai Rp 13,45 triliun.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi suasana PT Indonesia Epson Industry (IEI), di kawasan industri EJIP, Cikarang, Kabupaten Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Penanaman modal di Kabupaten Bekasi mencapai angka Rp 13,45 triliun.

Angka investasi tu dikemukakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DBMPTSP) Kabupaten Bekasi, Sutia Resmulyawan.

Menurut Sutia Resmulyawan, angka Rp 13,45 triliun itu termasuk investasi besar.

"Ini menjadi nilai positif, Kabupaten Bekasi masih dipercaya para investor untuk menanamkan investasi,” kata dia, Selasa (25/5/2021).

Baca juga: Bahas Peluang Investasi, Dubes India Temui Gubernur Ganjar

Baca juga: Sebaiknya Kenali Dulu Produk Investasi Ketimbang Cemas atau Takut Ketinggalan 

Meskipun masih terjadi pandemi Covid-19, namun geliat perekonomian di Kabupaten Bekasi mulai berkembang.

Selain itu, ditambah kondusivitas iklim investasi yang membuat para investor masih percaya untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bekasi.

Realisasi investasi di Kabupaten Bekasi mencapai 36,23 persen.

Dari angka tersebut, kata dia, total penanaman modal di Jawa Barat pada triwulan pertama 2021 yakni Rp 37,1 triliun.

Investasi di Kabupaten Bekasi masih didominasi sektor penanaman modal asing yakni mencapai Rp 11,6 triliun.

Sedangkan realisasi penanaman modal dalam negeri sebesar Rp 1,8 triliun.

Baca juga: Hasilkan Uang via Smartphone, Ini Keunggulan Program Baru di Aplikasi Investasi Modern FBS CopyTrade

Baca juga: Perencana Keuangan Menyarankan PNS Mengalihkan Sebagian Dana THR untuk Investasi dan Bayar Utang

Belasan triliun rupiah investasi itu tercipta dari total 1.950 proyek yang terdiri atas 1.368 proyek investor asing serta 582 proyek dari penanaman modal dalam negeri.

Selain nilai penanaman modal ini, kata dia, sisi positif bagi daerah dengan industri terbesar di Asia Tenggara itu lantaran dari realisasi investasi ini menyerap tenaga kerja.

"Dari data yang kami terima, setidaknya ada 6.732 tenaga kerja yang terserap dari ribuan proyek ini, jadi walaupun pandemi angka penyerapan tenaga kerja sangat tinggi,” ujar Sutia.

Tingginya realisasi investasi di Kabupaten Bekasi berasal dari industri di bidang otomotif yang menyumbang hingga Rp 7,86 triliun.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved