Breaking News:

PPDB

Dampak Pandemi Covid-19, PPBD 2021 Digelar Secara Daring, Berikut Penjelasan Wali Kota Jakarta Timur

Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021/2022 dilakukan secara daring atau online di masa pandemi Covid-19.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan pelaksanaan PPDB dilakukan secara daring atau online lantaran situasi saat ini masih pandemi Covid-19. Foto: Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPAYUNG - Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021/2022 dilakukan secara daring.

Diketahui, pelaksanaan PPDB daring atau PPDB online tersebut dilakukan karena situasi saat ini masih pandemi Covid-19.

Dibenarkan Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar, jika situasi pandemi Covid-19 sekarang ini jadi penyebab pelaksanaan PPDB 2021 dilaksanakan secara online atau daring.

“Masyarakat bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah dari rumahnya masing-masing tanpa harus berkumpul di sekolah, demi mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Baca juga: Disdik Kota Depok Mematok Usia Bagi Calon Siswa SD Pada PPDB yang Berlangsung Juli Mendatang

Baca juga: PPDB DKI Jakarta 2021, Jadwal Prapendaftaran, Jalur Seleksi PPDB, dan Alasan Anies Hapus Kuota 5 %

Menurut Anwar, mulai hari ini jajaran Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Timur akan sosialisasikan kepada masyarakat perihal PPDB.

"PPDB dibuat dengan sistem yang sangat baik. Karena masih pandemi maka pelaksanan PPDB kali ini dilakukan aecara daring," kata Anwar.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Putoyo mengatakan sosialisasi PPDB kali ini melibatkan berbagai unsur mulai dari forum komite sekolah hingga pengurus RT/RW.

Sehingga diharapkan masyarakat yang ingin mengakses informasi perihal PPDB bisa terlayani dengan baik dan tidak mengalami kendala saat mendaftarkan anaknya di sekolah tujuan.

“PPDB kali ini adalah hanya untuk masyarakat DKI Jakarta karena kuota untuk warga DKI aja masih kurang. Sehingga tidak menerima siswa dari  luar DKI,” katanya.

Pengecualian berlaku apabila orangtuanya pindah tugas dari daerah ke Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved