Breaking News:

Berita Jakarta

Wali Kota Jakarta Timur Pernah Tolak Dipromosikan Ahok Jadi Kepala Satpol PP DKI

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar pernah menolak promosi jabatan sebagai Kepala Satpol PP DKI Jakarta yang ketika itu diberikan oleh Ahok.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Hertanto Soebijoto
Instagram @basukibtp
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar pernah menolak promosi jabatan sebagai Kepala Satpol PP DKI Jakarta yang ketika itu diberikan oleh Basuki Thahaja Purnama atau Ahok.  Foto dok: Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG -- Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar pernah menolak promosi jabatan sebagai Kepala Satpol PP DKI Jakarta yang ketika itu diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama atau Ahok

Awalnya pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama, setiap camat dikumpulkan untuk mengikuti fit and proper test. 

“Alhamdulillah berkat doa orangtua, keluarga termasuk Allah SWT, saya dapat peringkat tiga dari 200 lebih,” ucap Anwar baru baru ini. 

Baca juga: Baru Pertama Kali Jadi ASN, Wali Kota Jakarta Timur Ogah Ditempatkan di Bagian Keuangan

Baca juga: 21 Mei 1998, Runtuhnya Rezim Soeharto, Menyaksikan Kejatuhan 3 Presiden RI

Ketika itu peringkat satu diraih Bayu Meghantara, yang saat ini sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta. 

Sementara untuk peringkat dua yakni Isnawa Adji yang saat ini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan. 

“Akhirnya kita bertiga dipanggil sama Pak Jokowi Ahok, saya ke selatan jadi asisten (perekonomian dan administrasi). Pak Bayu ke pusat dan Pak Adji ke barat,” ucapnya. 

Selang beberapa bulan bertugas di Kota Jakarta Selatan, membuat Anwar dipanggil Ahok. Ketika itu dirinya hendak dipromosikan. 

Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Senin 24 Mei 2021: Begini Kondisi 13 Pintu Air di Jakarta, Bogor dan Depok

“Jalan 6-7 bulan, Pak Ahok telepon saya, ‘kamu jadi Kasatpol PP’,” kata Anwar menirukan ucapan Ahok

Namun bukannya menerima promosi jabatan itu, Anwar malah menolak. Ia beralasan posisi yang diberikan tersrbut tidak sesuai dengan dirinya. 

“Saya bilang, ‘izin pak saya nggak minat, kedua saya nggak punya basic di sana’. Kalau saya hanya simbol naik bukan itu tujuan saya,” kenangnya. 

Baca juga: Hari Senin Ini BMKG Prakirakan sebagian DKI Jakarta Turun Hujan Intensitas Sedang

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved