Breaking News:

VIDEO Polda Metro Jaya Amankan 75 Orang dari Dua Hotel di Jakbar Terkait Prostitusi Online di Sosmed

Dari 75 orang tersebut 18 orang di antaranya anak di bawah umur yang terlibat dalam prostitusi online tersebut. 

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Murtopo

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur. Kali ini terjadi di dua hotel di Jakarta Barat.

Sebanyaj 75 orang diamankan polisi dari dua lokasi itu, Minggu (23/5/2021).

Mereka terdiri dari dua orang muncikari berinisial AD (27) dan AP (24), sejumlah wanita yang diperjual belikan, hingga bebeapa pria hidung belang.

Dari 75 orang tersebut 18 orang di antaranya anak di bawah umur yang terlibat dalam prostitusi online tersebut. 

Baca juga: Polisi Dalami Akun Instagram yang Tampilkan Perempuan Bakar Al Quran dan Viral di Medsos

Baca juga: Kasus Penipuan Koperasi Indosurya Mandek, LQ Indonesia Lawfirm & Ribuan Korban Akan Gelar Aksi Damai

Baca juga: VIDEO Perampok Bank Ditangkap Satpam, Nekat Merampok Karena Terlilit Utang 150 Juta

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan untuk sementara ini pihaknya menetapkan dua muncikari yakni AD dan AP sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Dua orang ini sudah ditetapkan tersangka kasus prostitusi onlen," kata Yusri, Senin (24/5/2021).

Ia mengatakan dari 18 anak dibawah umur yang menjadi korban dan sempat diamankan, sebanyak tujuh orang diantaranya dititipkan di Rumah Aman P2TP2A, 5 orang dikembalikan ke keluarga, dan 6 lainnya dititipkan di panti asuhan anak Handayani.

Sementara itu, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Dr H Pujiyarto SH MH mengatakan modus para pelaku menggaet korhan, sebagian besar dengan menjebak para korban terlebih dahulu untuk dijadikan pacar.

Kemudian, ketika telah terbujuk para korban diajak ke sebuah hotel.

“Kebanyakan pelaku dan korban  berkenalan melalui media sosial baik itu Facebook, Instagram, hingga MiChat. Setelahnya, para korban diajak untuk menginap di sebuah hotel selama beberapa hari,” kata Pujiyarto, Senin (24/5/2021).

Para pelaku kata Pujiyarto menetapkan tarif senilai ratusan ribu dalam satu kali layanan prostitusi.

Baca juga: Ini Tampang Begal Payudara yang Ditangkap di Kemayoran, Ternyata Hiperseks dan Sudah 3 Kali Beraksi

Baca juga: Kronologi Aksi Begal Payudara di Kemayoran, Pelaku Sempat Tak Mengaku

Nantinya, uang tersebut digunakan untuk membayar sewa kamar hotel, para mucikari dan korban. Besarannya masing-masing sekitar Rp50-100 ribu dalam satu kali transaksi.

“Jadi pelaku menawarkan tarif prostitusi online senilai Rp300-500 ribu dalam satu kali pelayanan. Uang itu kemudian dibagi-bagi, mulai bayar sewa hotel, bagian mucikari dan korban," katanya.(bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved