Breaking News:

Larangan Mudik

Positif Covid-19 saat Tes Rapid di Pos Penyekatan Japek, Pasutri dari Subang Ini Melarikan Diri

Pasutri tersebut berhasil diamankan di Subang  kemudian dibawa ke lokasi isolasi di kantor Desa Ciasem Tengah Subang.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Suasana lokasi drive thru rapid test antigen, di Parkir Bay KM 34 Cibatu Ruas Tol Jakarta Cikampek, pada Rabu (19/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sepasang suami istri, SP (pengemudi) dan HW (penumpang) melarikan saat mengetahui dirinya positif covid-19 setelah diperiksa di Pos Penyekatan  Pos Terpadu KM 34B, Tol Jakarta Cikampek, Minggu (23/5/2021).

Pihak kepolisian pun menelusuri pelarian pengendara yang berasal dari Subang menuju Jakarta tersebut.

Hingga akhirnya pasutri tersebut berhasil diamankan di Subang  kemudian dibawa ke lokasi isolasi di kantor Desa Ciasem Tengah Subang.

Baca juga: Kisah Wanita di Lebak, Wajahnya Digergaji Suami karena Menolak Diajak Mandi Bareng saat Bulan Puasa

Baca juga: Detik-detik Pria Berambut Gondrong Ditangkap karena Pukul Polisi Saat Razia Prokes di Solo

Baca juga: Pengamat Sebut Pantas Elektabilitas Anies Kalahkan Prabowo, karena Kerap Jadi Subjek Pemberitaan

"Pada hari Minggu, 23 Mei 2021 sekitar pukul 16.30 WIB, Pengemudi atas nama SP (inisial) dan penumpang an. HW (inisial) sepasang suami isteri melakukan perjalanan dari Subang mau ke Jakarta," kata AKBP Fahri Siregar Kasubdit Bin Gakkum DItlantas Polda Metro Jaya (PMJ) saat dikonfirmasi, Senin (24/5/2021).

"Kemudian, saat melintas di Pos Terpadu KM 34B terkena Random Test Rapid Antigen yang dilaksanakan Ditlantas Polda Metro Jaya dengan hasil dinyatakan positif Covid-19. Namun, saat akan di evakuasi oleh tenaga kesehatan ke Ruang Isolasi Sementara , keduanya melarikan diri dengan mengemudikan mobil Toyota Avanza warna putih," tambahnya.

Pihaknya pun telah memerintahkan personel Satpamwal untuk menelusuri mobil tersebut namun keberadaanya tidak diketahui.

Kemudian, mengecek data mobil yang digunakan dan diketahui nama pemilik nya adalah HW (insial) dan alamatnya berada Kelurahan Makasar Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

"Kami eminta bantuan Kapolsek Makasar dan Satgas Penanganan Covid-19 Makasar untuk mendatangi kediaman dan di ketahui bahwa SP (inisial) dan HW (inisial) sudah tidak tinggal di alamat tersebut sejak lima tahun," jelas Fahri.

Kemudian, melaksanakan penyelidikan keberadaan SP dan HW, yang diketahui tinggal di kostan beralamat di Bambu Apus.

Pihaknya bersama Satgas Penanganan Covid-19 Makasar mendatangi kostan SP di Bambu Apus pada pukul 21.00 WIB dengan hasil keduanya sudah meninggalkan tempat kostan pada pukul 19.00 WIB.

"Kami elakukan penyelidikan dan diketahui SP dan HW perjalanan menuju kediamannya di Subang," jelasnya.

Pihaknya pun meminta bantuan Polres Subang untuk melakukan penanganan covid-19 terhadap SP dan HW

Baca juga: LOWONGAN KERJA Tenaga Kesehatan Pemprov DKI, Gaji Mencapai Rp15 Juta, Ini Syarat dan Cara Daftar

Baca juga: VIDEO Polisi Bubarkan Acara Wisuda SMA Negeri di Mojokerto, Siswa Kebingungan

Baca juga: Wanita di Semarang Berhasil Lolos dari Pemerkosaan karena Shareloc WA, Pelaku Langsung Diamuk Massa

Kemudian, pada hari Senin, 24 Mei 2021 pukul 11.00 WIB, Satgas Penanganan Covid-19 Subang mendatangi kediaman SP dan melakukan tes rapid antigen ulang SP dan HW dengan hasil positif Covid-19.

"Lalu Satgas Penanganan Covid-19 Subang membawa keduanya ke lokasi isolasi di kantor desa ciasem tengah Subang," kata Fahri.

"Kami menghimbau agar seluruh masyarakat mentaati dan menjalankan SOP penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," tutup Fahri.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved