Breaking News:

Partai Politik

Pengamat Sebut Sikap PDIP Kucilkan Ganjar Pranowo Jadi Kesalahan dan Kelemahan, Begini Penjelasannya

Sikap PDIP kucilkan Ganjar Pranowo ditanggapi langsung Analis Politik Universitas Uslam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul.

Editor: Panji Baskhara
Kolase Whatsapp dan Kompas.com
Adanya sikap PDIP kucilkan Ganjar Pranowo ditanggapi langsung Analis Politik Universitas Uslam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul. Foto: Beredar surat Ganjar Pranowo sengaja tak diundang PDIP dalam acara DPPP PDIP yang digelar di Semarang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Adanya sikap PDIP kucilkan Ganjar Pranowo ditanggapi langsung Analis Politik Universitas Uslam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul.

Adib Miftahul menilai, sikap PDIP yang mengucilkan Ganjar Pranowo bisa jadi sebuah kesalahan dan kelemahan.

Dikatakan Adib Miftahul, pesan disampaikan Ketua DPP PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto, dan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, seolah jadi pertanda.

Pertanda yang dimaksud yakni pertanda apabila pihaknya saat ini telah menutup pintu rapat-rapat untuk Ganjar Pranowo.

Baca juga: Pengamat: Potensi Ganjar Pranowo Dijagokan Parpol Lain di Pilpres 2024 Sangat Terbuka

Baca juga: Isu Capres Bikin Kandang Banteng Memanas, Pengamat Tantang Ganjar Pranowo Pindah Partai

Baca juga: Hasil Survei Puspoll: Elektabilitas Prabowo Subianto Kalahkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

"Saya melihat sebuah kelemahan ketika pesan yang disampaikan Bambang Wuryanto dan Puan ketika ada agenda PDIP di Jawa Tengah yang secara terang-terangan tidak mengundang Ganjar."

"Ini terlihat sebagai pengganjalan secara keras dan seolah mulai menutup pintu rapat-rapat kepada Ganjar, nah saya kira ini (bisa jadi) kesalahan dan kelemahan bagi PDIP nanti," beber Adib, Senin (24/5/2021), dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut, Adib menilai elektabilitas Ganjar yang cenderung dinamis di beberapa survei, mengingatkan pada momen munculnya Jokowi di tahun 2014.

Menurutnya, posisi Ganjar saat ini mirip dengan Jokowi yang sederhana, merakyat, dan egaliter.

Karena itu, Adib menilai Ganjar bisa membawa PDIP kembali menang di Pilpres 2024 jika ia memang diusung.

Meski begitu, melihat adanya konflik antara Ganjar dan PDIP, Adib tak menampik Gubernur Jawa Tengah ini akan diusung partai lain yang bercorak nasionalis religius.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved