Breaking News:

Berita Jakarta

Baru Pertama Kali Jadi ASN, Wali Kota Jakarta Timur Ogah Ditempatkan di Bagian Keuangan

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov DKI Jakarta sudah malang melintang. 

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Muhammad Anwar menceritakan, sebelum bergabung sebagai ASN di Pemprov DKI Jakarta, dirinya bekerja di sebuah perusahaan tahun 1990 hingga 1997.  Foto dok: Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar. 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG -- Perjalanan Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov DKI Jakarta sudah malang melintang. 

Di antara posisi yang pernah diemban, Anwar mengaku pernah menolak ditempatkan di bagian keuangan. Alasannya pun simpel, Anwar merasa posisi tersebut bukan panggilan jiwanya. 

Anwar menceritakan, sebelum bergabung sebagai ASN di Pemprov DKI Jakarta, dirinya bekerja di sebuah perusahaan tahun 1990 hingga 1997. 

Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Senin 24 Mei 2021: Begini Kondisi 13 Pintu Air di Jakarta, Bogor dan Depok

Baca juga: 21 Mei 1998, Runtuhnya Rezim Soeharto, Menyaksikan Kejatuhan 3 Presiden RI

“Tahun 98 masuk Pemprov DKI. Saya coba ikut tes, dari 32 ribu (yang ikut tes) yang diterima dua ribu. Alhamdulillah saya dapat,” kenang Anwar, baru-baru ini. 

Pertama kali bertugas sebagai ASN, Anwar pun ditempatkan di bagian keuangan.

Namun posisi barunya itu sudah membuatnya tidak nyaman. 

Kegundahan tersebut disampaikan ke pimpinan karena dirinya tidak nyaman bekerja di bagian keuangan dan mengutarakan alasannya. 

Baca juga: Hari Senin Ini BMKG Prakirakan sebagian DKI Jakarta Turun Hujan Intensitas Sedang

“Saya bilang mohon maaf kalau bisa saya di lapangan saja deh. Saya orang lapangan karena pekerjaan saya interaksi dengan masyarakat,” kenangnya. 

Anwar muda mengaku ingin mendapat tantangan ketimbang hanya duduk di belakang meja dengan rutinitas yang monoton. 

“Saya lebih suka tantangan ketimbang dibalik meja. Jadinya saya kalau bisa ditempatkan di wilayah,” tuturnya. 

Keinginan Anwar pun dikabulkan. Pada tahun itu juga, Anwar ditempatkan di bagian perlengkapan di wilayah Jakarta Pusat. 

Baca juga: Hari Ini Masa Pengetatan Mudik Berakhir, Kakorlantas Polri: Tunggu Pemerintah Diperpanjang Tidaknya

“Di situ saya melakukan kegiatan inventarisasi kendaraan dinas, administrasi dan lapangan, ngecek aset segala macam,” ungkapnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved