Breaking News:

Antisipasi Wisatawan Lokal, Pemkot Depok Jaga Lokasi Wisata di Situ Pengasinan Bersama TNI-Polri

Pemerintah Kota Depok bersama TNI-Polri di Kelurahan Pengasinan memantau pergerakan pengunjung di lokaai wisata di daerah tersebut.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP Depok layangkan surat peringatan kedua ke pemilik bangunan di sekitar situ Bojongsari dan Situ Pengasinan Sawangan, 10 Agustus lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Antisipasi adanya lonjakan pengunjung, Pemerintah Kota Depok bersama TNI-Polri di Kelurahan Pengasinan memantau pergerakan pengunjung di lokasi wisata di daerah tersebut.

Pengawasan dilakukan lantaran masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga unsur tiga pilar tersebut terjun bersama melakukan monitoring khususnya saat akhir pekan.

Pelaksana tugas (Plt) Lurah Pengasinan Asep Suherman mengatakan, tiga pilar di wilayahnya melakukan monitoring langsung ke tempat wisata, salah satunya Situ Pengasinan. 

Baca juga: Tempat Wisata Ditutup, Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Bagi-bagi Sembako ke Pedagang

Langkah itu dilakukan guna mencegah adanya kerumunan di Situ Pengasinan karena sejumlah tempat wisata melakukan penutupan.

"Karena banyak tempat wisata yang tutup, khawatir masyarakat pindah ke kita (Situ Pengasinan), maka dilakukan antisipasi dengan berkoordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di sana dan RT-RW agar pengunjung tidak membludak," papar Asep saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/5/2021).

Selain melakukan pengawasan, tiga pilar itu dikatakan Asep juga memberikan bantuan berupa hand sanitizer dan masker. Tujuannya agar para pengunjung semuanya memakai masker dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Padukan Wisata Kuliner, Edukasi, dan Alam, Urban Farm Jadi Opsi Baru Pusat Kreativitas di Ibu Kota

"Semenjak libur lebaran hingga kini, volume pengunjung di Situ Pengasinan masih mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa, khususnya setelah tempat wisata lain tutup," akunya.

Itu sebabnya, kata Asep, pengawasan akan protokol kesehatan terus digenjarkan, pembatasan jumlah pengunjung juga turut dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Di sejumlah titik kita juga membuat semacam penjagaan. Itu agar ketika jumlah pengunjung situ sudah penuh, masyarakat yang baru datang kita minta kembali," paparnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved