Breaking News:

Gratifikasi Anies

Anies Desak Penuduhnya Buktikan Gratifikasi Rumah Mewah di Kebayoran Baru dari Pengembang Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya buka suara soal tuduhan menerima rumah baru di Kebayoran Baru dari pengembang reklamasi.

Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendesak penuduhnya untuk membuktikan gratifikasi rumah mewah di Kebayoran Baru dari pengembang reklamasi. Hal ini dianggap hoaks dan mencemarkan nama baiknya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya buka suara soal tuduhan menerima rumah baru dari pengembang reklamasi. Rumah yang kabarnya berlokasi di Kebayoran, Jakarta Selatan itu sempat ramai dibicarakan di media sosial Twitter.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu kemudian meminta bukti adanya dugaan gratifikasi dari kabar yang beredar. Anies menyebut, pihaknya tidak perlu membuktikan atas tudingan berita itu.

“Saya tidak perlu membuktikan, yang membuktikan yang menuduh,” kata Anies saat diminta tanggapannya di Balai Kota DKI, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Anies Baswedan Angkat Tema Jakarta Bangkit dari Pandemi Virus Corona saat HUT Jakarta ke-494

Baca juga: Anies Baswedan Libatkan Warga Bangun Jakarta karena Sumber Daya Manusia Melebihi Daerah lain

Anies lalu meminta kepada rekan wartawan untuk menelusuri informasi tersebut, termasuk lokasi rumah dan sumber kabar itu.

“Jadi ini kesempatan buat teman-teman untuk bisa menunjukkan ini berita yang sahih atau berita yang tidak sahih, karena tanggung jawab penulis berita adalah membuat bukti atas berita yang ditulis,” jelas Anies.

Seperti diketahui, sepanjang Sabtu (22/5/2021) di media sosial berseliweran foto sebuah rumah mewah dengan narasi rumah itu sebagai fee yang diberikan pengembang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam foto-foto yang disebar secara massif itu, rumah mewah itu disebut berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Namun, isu yang sudah terlanjur tersebar itu kemudian terbantahkan. Berawal dari penelusuran founder Drone Emprit, Ismail Fahmi yang melacak sumber foto yang dibagikan itu.

Aplikasi Drone Emprit yang merupakan sebuah sistem berfungsi memonitor dan menganalisa media sosial berbasis big data.

Dari penelurusan itu, didapatkan fakta bahwa foto itu dicomot dari sebuah situs jual beli rumah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved