Satu RT Terpapar Covid 19

Wagub DKI Jakarta Sampaikan Seruan Imbauan Ini untuk Warga RT 03 RW 03 Cipayung

"Kami sebetulnya sudah membuat seruan melalui surat yang disampaikan pak Gubernur untuk tidak mudik, tidak melakukan silahturahmi, open house, kunjung

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
Istimewa
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Ariza Patria, mengimbau masyarakat di RT 003/003, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, diminta untuk menjalani isolasi mandiri dan meningkatkan kewaspadaan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BALAI KOTA --- Masyarakat di RT 003/003, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, diminta untuk menjalani isolasi mandiri dan meningkatkan kewaspadaan.

Seruan itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyusul 80 warga di RT 003 tersebut terpapar Covid-19.

Masyarakat, kata Riza, juga harus menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian dan mengurangi mobilitas.

Politikus Partai Gerindra itu menduga penyebab puluhan warga terpapar Covid-19 karena kunjungan silaturahmi saat lebaran Idul Fitri 1442 H pada Rabu (13/5) lalu.

"Sementara diduga akibat warga yang melakukan kunjungan silaturahim lebaran satu sama lain, sehingga satu RT di RT 003/003 di Cilangkap itu tertular dan sudah di bawah ke RSDC Wisma Atlet," kata Ariza di Balai Kota DKI pada Jumat (21/5/2021) malam.

"Kami sebetulnya sudah membuat seruan melalui surat yang disampaikan pak Gubernur untuk tidak mudik, tidak melakukan silahturahmi, open house, kunjungan lebaran berkunjung atau menerima tamu selama lebaran karena berpotensi terjadinya penyebaran corona," papar Ariza lagi.

Terpisah Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak dari Fraksi PDI Perjuangan, menilai adanya klaster Covid-19 di tingkat RT menunjukkan PPKM mikro yang diterapkan di Jakarta tak efektif.

Upaya pengawasan dan penanganan pelanggaran prokes juga dianggap tidak optimal.

"Memang tidak gampang, perilaku masyarakat yang hampir satu tahun lebih ingin ketemu mungkin ada yang buka masker, cipika-cipiki dan pas salat berjamaah salam-salaman. Tapi kehadiran aparat yang lebih tegas itu perlu," kata Jhonny.

Menurutnya, Pemprov DKI jangan terlalu berharap dari kesadaran masyarakat terhadap prokes.

Pemprov DKI harusnya memaksimalkan petugas dari tingkat RT/RW dan kelurahan, misalnya melalui pemuda karang taruna, ibu-ibu PKK, Satpol PP dan sebagainya.

Baca juga: Terpapar Covid-19, Sebanyak 39 Warga Cilangkap Dirujuk ke 6 Rumah Sakit Paling Banyak di Wisma Atlet

Baca juga: Ungkap Motif Polisi Periksa ART Bawa Kabur Bayi Prajurit Kodam Jaya yang Ditangkap di Indramayu

.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved