Breaking News:

Berita Regional

Perayaan Ultahnya Viral dan Dikecam, Khofifah Akhirnya Beri Klarifikasi dan Minta Maaf ke Publik

Khofifah menyebut perayaan itu sebagai syukuran yang juga tanpa persiapan, sepengetahuan dan persetujuan dirinya.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews/Dany Permana
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf terkait video rekaman pesta ulang tahunnya yang beredar luas dan mendapatkan kecaman dari publik.

Melalui akun instagram Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, @kominfojatim, Khofifah menyebutkan bahwa perayaan ulang tahunnya di halaman rumah dinas gubernur di kompleks Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada 19 Mei 2021 dipersiapkan tanpa sepengetahuan dirinya.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika ada yang telah membaca berita atau video viral dengan bunyi pesta ulang tahun Khofifah ada kerumunan atau serupa. Penjelasan di bawah ini semoga dapat memberikan info yang terlanjur terdistorsi," terang Khofifah

Baca juga: Anies Baswedan Diserang Buzzer soal Isu Gratifikasi Rumah Mewah, Ismail Fahmi Bongkar Faktanya

Baca juga: Pesta Ultah Gubernur Khofifah Digelar Meriah, Ketua Satgas Covid-19 IDI: Saya Makin Tidak Mengerti

Khofifah menyebut berita-berita yang muncul kemudian dinilainya cenderung tidak faktual dan tidak obyektif.

"Tidak ada lagu ulang tahun, tidak ada ucapan ulang tahun, tidak ada bersalam atau berjejer, juga tidak ada potong kue tar ultah," tulisnya.

Khofifah menerangkan, dalam kegiatan itu juga  ada santunan yatim dan Salawat Nabi terdiri dari 10 anak yatim dan dua orang tim salawat dengan enam orang rebana.

"Setelah selesai mereka makan terus pulang."

Kegiatan juga diisi penyerahan buku penanganan Covid-19 karya Dr. Suko Widodo dari Universitas Airlangga Surabaya.

Baca juga: Aksi Bela Palestina di Solo Ricuh, Polisi Sebut Ada Banyak Pelanggaran, Korlap Aksi Akan Dipanggil

Baca juga: Buntut Hadiri Acara Halal Bihalal dan Dangdutan di Markas PDI P, Pak Camat Diperiksa Inspektorat

Yang hadir di acara itu adalah wakil gubernur (tanpa istri), gubernur tanpa putra, pelaksana harian sekretaris daerah provinsi dan beberapa pejabat organisasi perangkat daerah tanpa pendamping sebanyak 31 orang.

"Ada band yang biasa dipakai latihan OPD, dan ada Katon Bagaskara karena 18 Mei sedang ada giat di Surabaya. Katon juga kawannya Pak Sekda," tulis Khofifah.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved