Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Liza Puspadewi Akomodir Warga di Luar Kota Tangerang Mendapatkan Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, mempermudah orang yang ingin mendapat vaksin Covid-19. Asalnya mereka bekerja di Kota Tangerang

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, coba mengakomodir warga di luar Kota Tangerang yang ingin divaksin Covid-19. Syaratnya mereka harus beraktivitas di kota bertajuk Akhlaqul Kharimah tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Mendorong pergerakan ekonomi dan percepatan capaian vaksinasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan vaksinasi PKL dan UMKM. Dengan menyediakan 20.000 dosis, yang disebar di 13 Kecamatan. 

Diketahui, vaksinasi ini dimulai pada 25 Mei 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi, mengungkapkan dalam program vaksinasi UMKM ini akan diperuntukan bagi para pedagang kaki lima (PKL), pelayan toko, juru parkir di tempat usaha atau para karyawan yang bersentuhan langsung dengan konsumen atau disebut dengan frontliner. 

“Kategori UMKM ini tak hanya diperuntukan bagi pelaku usaha rumahan, tetapi juga mereka pegawai usaha di toko, café, gerai maupun pedagang pinggiran,” ucapnya, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Jual Vaksin Covid-19 Rp 250 Ribu Per Dosis, Oknum Dokter dan ASN di Medan Raup Ratusan Juta

Baca juga: Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca Batch CTMAV547 Belum Bisa Disuntik Dosis Kedua

“Namun, vaksin UMKM ini hanya diperuntukan bagi mereka yang berhubungan atau kontak erat secara langsung kepada konsumen,” imbuhnya.

Ia pun menjelaskan, secara mekanisme saat ini jajaran Kelurahan lah yang akan melakukan pendataan dan verifikasi pelaku UMKM mana saja yang layak mendapat vaksin.

Di sisi lain, kata Liza, para pelaku UMKM atau PKL juga bisa melakukan pendaftaran langsung melalui petugas kelurahan. 

“Syarat pendaftarannya hanya perlu membawa identitas diri dan kejelasan lokasi usaha,” ujarnya.

“Walau mereka tidak ber-KTP Kota Tangerang, namun bekerja atau berdagang di Kota Tangerang, akan tetap dinkes berikan pelayanan vaksinasi,” imbuhnya.

“Karena potensi terpapar dan menularkan di Kota Tangerang tetap ada, dan kita mencegah hal itu,” lanjut Liza.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved