Prakiraan Cuaca

UPDATE Prakiraan Cuaca Sabtu 22 Mei 2021: Sejumlah Provinsi Diguyur Hujan dan Angin Kencang

BMKG memprakirakan sejumlah provinsi di Indonesia diprakirakan bakal diguyur hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada Sabtu (22/5/2021).

twitter/@infoBMKG
Menurut prakiraan BMKG, hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia, Sabtu (22/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sejumlah provinsi di Indonesia diprakirakan bakal diguyur hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada hari ini, Sabtu (22/5/2021) .

Itulah peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini, Sabtu.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang, menurut peringatan dini cuaca BMKG berpotensi terjadi di Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat.

Baca juga: Pusat Studi Gempa Nasional: Skenario Terburuk, Gempa Pesisir Selatan Jawa Dapat Capai Magnitudo 8,7

Baca juga: Beberkan Peningkatan Aktivitas Kegempaan di Pesisir Selatan Jawa, BMKG: Ini Bukan Rahasia

Wilayah lain, menurut BMKG, adalah Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Riau.

Kemudian Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sumatera Selatan.

BMKG juga memprakirakan, wilayah DKI Jakarta pun berpotensi diguyur hujan disertai kilat dan angin kencang dengan durasi singkat pada sore dan malam hari.

Wlayah tersebut adalah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

Baca juga: Aksi Bela Palestina di Solo Ricuh, Polisi Sebut Ada Banyak Pelanggaran, Korlap Aksi Akan Dipanggil

Jawa Barat

Bagaimana dengan wilayah Jawa Barat?

Jawa Barat juga berpotensi diguyur hujan disertai kilat dan angin kencang pada siang atau sore hari hingga malam hari.

Wilayah yang akan diguyur hujan terjadi di Kabupaten dan Kota Bogor, Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Purwakarta, Indramayu, dan Subang.

Baca juga: Halal Bihalal dan Dangdutan di Markas PDI P Tuai Kecaman, Camat Minta Maaf, Mengaku Cuma Diundang

Sementara itu Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati sebelumnya mengatakan, lembaganya hingga kini masih menghadapi tantangan terkait upaya penyebaran informasi peringatan dini agar masyarakat lebih waspada.

Dwikorita mengatakan, peringatan dini yang dikeluarkan pihaknya tidak selalu menarik maupun mendapat perhatian masyarakat, contohnya saat mengeluarkan peringatan dini dampak Siklon Tropis Seroja.

"Ada pakar sosial media yang menganalisis saat peringatan dini dikeluarkan, menjadi tren yang naik. Tapi kemudian kalah dengan trendingnya yang lain jadi peringatan dini dianggap tidak menarik," kata Dwikorita.

Baca juga: Gerhana Bulan Total Bersamaan dengan Wisak 26 Mei 2021, Momen Langka yang Muncul 195 Tahun Sekali

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved