Breaking News:

Konflik Palestina Israel

Tutup Aksi Unjuk Rasa, Massa Aksi Bela Palestina Sampaikan 8 Sikap di Kedubes Amerika Serikat

Tutup Aksi Unjuk Rasa, Ribuan Peserta Aksi Bela Palestina Sampaikan Delapan Sikap di Depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Berikut Selengkapnya

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Suasana aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, (21/5/2021). Mereka berharap adanya solusi konkret yang bisa menyelesaikan permasalahan Israel dan Palestina. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Menutup aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (21/5/2021), ribuan massa aksi bela Palestina sampaikan delapan sikap.

Delapan sikap yang disampaikan massa yang tergabung dalam Konsolidasi Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (KOLABORASI) itu disampaikan orator di atas mobil komando, pada Jumat (21/5/2021).

Sikap pertama massa aksi mengutuk agresi militer Israel terhadap Palestina.

Agresi militer itu dianggap telah melanggar hukum Internasional dan mengakibatkan krisis kemanusiaan serta menimbulkan ratusan bahkan ribuan korban jiwa bagi rakyat Palestina.

Pernyataan sikap kedua, massa aksi mendesak dunia Internasional melalui forum PBB untuk menyeret Benjamin Netanyahu ke Mahkamah Internasional.

Hal itu karena Benjamin dianggap telah melakukan kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina serta meninjau kembali keberadaan Israel sebagai sebuah Negara.

"Sikap ketiga kami juga mendesak PBB menjalankan tugas dan fungsinya yaitu mewujudkan perdamaian dan menghapus segala bentuk penjajahan di dunia," ujar orator.

Selanjutnya sikap keempat, massa aksi mendesak Negara-negara OKI untuk bersatu menyuarakan dan memperjuangan kemerdekaan Palestina dan memutus hubungan ekonomi - perdagangan dengan Israel dan sekutunya.

Baca juga: Dorong Transaksi Non Tunai, Bank DKI Gandeng P3SRS Apartemen Taman Rasuna

Sikap kelima, massa aksi mendesak Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo menginisiasi Negara-negara OKI membentuk pasukan perdamaian untuk Kemerdekaan Palestina.

Kemudian sikap keenam, massa aksi mendukung Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri berperan aktif untuk mewujudkan Kemerdekaan Palestina.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved