Tabungan Rp 31 Juta Raib di Bank, Ibu Pemilik Usaha Penjualan Ban Menangis dan Lapor Polisi
Seorang ibu pemilik usaha jual ban di Gow, Sulawesi Selatan melapor ke polisi karena tabungannya di bank sebesar Rp 31 juta raib.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ramlah (30) seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Gowa, mengadu ke polisi karena tabungannya di sebuah bank pemerintah sebesar Rp 31 juta raib tanpa sepengathuannya.
Ia baru mengetahui tabungan yang dikumpulkannya bertahun-tahun raib saat akan menabung kembali sejumlah dana.
Ramlah mengaku puluhan juta isi tabungannya di salah satu Bank BUMN itu raib entah kemana.
Ramlah menyadari uang miliknya hilang di rekening saat hendak kembali menabung senilai Rp 30 juta, pada tanggal 22 April 2021.
"Saya menabung secara bertahap sejak 2017 lalu. Saya tabung Rp 31 juta. Saat kembali menabung tanggal 22 Apri 2021 sebanyak Rp 30 juta, bukanya bertambah malah berkurang," ujarnya saat ditemui di kediamannya Jl Poros Malino, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (20/5/2021).
Ramlah seketika kaget tabungan miliknya tidak bertambah.
Malah uang tabungan sebelumnya itu hilang.
Dikatakan, seharusnya setelah menabung kembali sekitar Rp 30 juta, itu mestinya bertambah menjadi Rp 61 juta.
"Jadi Rp 31 juta yang hilang. Mestinya bertambah, karena kan saya kembali menabung Rp 30 juta. Maunya saldo saya bertambah Rp 61 juta," jelasnya.
Menurut Ramlah, ia telah beberapa kali meminta penjelasan kepada pihak bank tempatnya menabung.
Namun, pihak bank, kata dia enggan memberikan solusi.
Ia sempat menangis saat terakhir keluar dari bank dan tetap menemui jalan buntu.
Bahkan, dia akui Ramlah saat mendatangi bank tersebut pihak bank mengaku uang miliknya tidak bisa dikembalikan karena kesalahan nasabah.
"Sudah ke pihak bank tapi katanya tidak bisa. Malah pihak bank bilang siapa tahu anak ta yang ambil itu uang. Tapi saya bilang itu tidak benar," ungkapnya.