Breaking News:

Dikasih Gerobak di Depan Minimarket, Penyandang Disabiitas Tak Perlu Lagi Jalan Kaki Jualan Kerupuk

Menurutnya, minat para tuna netra untuk ikut program ini cukup tinggi karena ada 350 aspirasi yang diterima.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Muhammad Anwar saat acara penyerahan 15 gerobak dan modal usaha untuk penyandang disabilitas, tuna netra di kantor Pemkot Jaktim, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (21/5/2021). Pemkot Jaktim menggandeng Sarana Jaya untuk memberikan bantuan gerobak dan modal usaha ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, BALAI KOTA --- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Sarana Jaya memberikan 15 gerobak untuk penyandang disabilitas, tuna netra untuk berwirausaha, Kamis (20/5/2021).

Bantuan ini diberikan melalui program Jakpreneur yang bertujuan untuk membangkitkan gairah pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jakarta.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan, gerobak-gerobak ini akan dijadikan tempat usaha di halaman minimarket yang berada dekat dengan permukiman tuna netra.

Kata dia, pemberian gerobak ini terinspirasi dari pengalamannya ketika melihat tuna netra berjalan kaki sambil berjualan kerupuk.

Sempat terlintas di pikiran Anwar untuk membeli dagangan mereka di jalan raya, namun niat itu dibatalkan karena teringat dengan regulasi yang ada.

“Saya sempat berpikir kasihan sekali, tapi kalau saya beli justru tidak memberi contoh yang baik karena menyalahi Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum,” kata Anwar berdasarkan keterangannya yang diterima Jumat (21/5/2021).

Meski demikian, Anwar tak hilang akal karena beberapa hari kemudian dia menggandeng Sarana Jaya untuk memfasilitasi para tuna netra dalam berwirausaha.

Upaya Anwar ini juga sejalan dengan program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai kewirausahaan yang masuk dalam program Jakpreneur.

“Alhamdulillah hari ini ada 15 gerobak, berikut permodalannya dan penempatannya di minimarket dekat tempat tinggal mereka,” ujar Anwar.

Menurutnya, minat para tuna netra untuk ikut program ini cukup tinggi karena ada 350 aspirasi yang diterima.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved