Berita Video

VIDEO Pembantu di Cengkareng Aniaya Majikan, Korban Bantah Tidak Mau Membayar Gaji

"Namun katanya karena ibunya belum membuat rekening, maka ia bilang nanti saja menunggu ibunya membuat rekening," kata Yusni

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran

Rubiah mengatakan, perangai NN sudah buruk sejak awal. Meski di depan majikannya kerap manis, NN kerap jahat dengan ART lainnya.

Bahkan hal itu membuat ART lainnya tidak betah bekerja di tempat tersebut.

"Pernah sampai tiga ART dipekerjakan disini untuk berbagi tugas. Tapi ART lain tidak betah karena perilaku NN," ujarnya.

Baca juga: Tak Kuat Disiksa Majikan di Singapura, Sulis Setyowati Nekat Bergelantungan di Lantai 15 Apartemen

Baca juga: 23 Asisten Rumah Tangga Jalani Isolasi Mandiri Pascamudik, Rumah Majikan Ditempel Stiker

Kemudian, setelah dua bulan bekerja, peringai NN makin terlihat. Dia semena-mena terhadap orang tua majikannya.

Misalnya,  kerap pura-pura tidak mendengar saat dipanggil dan mengomel ketika mengerjakan sesuatu.

Kemudian, sekitar sebulan lalu, NN bertengkar dengan majikannya yang usianya sudah 89 tahun.

Bahkan keributan itu hingga melibatkan petugas keamanan komplek perumahannya.

Namun, kata Rubiah, sikap NN berubah drastis saat anak majikannya kembali dari Kalimantan.

Dia berubah menjadi manis dan lemah lembut terhadap dua lansia yang berada di rumah tersebut.

Hal itu yang membuat NN tidak kunjung diberhentikan oleh anak korban penganiayaan.

"Memang aneh sih, biasanya kan majikan yang aniaya ART tapi ini ART aniaya majikan. Tapi ya memang seperti itu keadaannya," kata Rubiah.

Baca juga: Pemkot Jaksel Apresiasi Majikan yang Ajak Pembantu Jalani Test Swab Pasca Mudik Lebaran

Baca juga: Lima Pelaku Dibekuk Setelah Sempat Menggasak Uang Majikan dalam Tiga Koper Sejumlah Rp 4,25 Miliar

Sebelumnya diberitakan, seorang lanjut usia (lansia) di Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat menjadi korban penganiayaan asisten rumah tangga (ART).

Penganiayaan itu terekam CCTV.

Kapolsek Cengkareng Kompol Egman mengatakan, ART berinisial NN itu langsung diringkus polisi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Egman mengatakan, saat menjalani pemeriksaan, NN mengaku tidak betah bekerja pada keluarga tersebut.

Dia juga mengaku tidak pernah menerima gaji dan banyak menerima pekerjaan berat karena mengurus rumah tiga lantai. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved