Berita Video

VIDEO Pembantu di Cengkareng Aniaya Majikan, Korban Bantah Tidak Mau Membayar Gaji

"Namun katanya karena ibunya belum membuat rekening, maka ia bilang nanti saja menunggu ibunya membuat rekening," kata Yusni

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Korban penganiayaan asisten rumah tangga (ART), Yusni Etty, di Cengkareng, Jakarta Barat, membantah tidak menggaji pekerjanya, NN (34).

Yusni Etty mengatakan bahwa NN sendiri yang menunda menerima gajinya sendiri.

Ketika awal gajian, kata Yusni, NN meminta majikannya mentransfer langsung gajinya ke ibunya di kampung.

"Namun katanya karena ibunya belum membuat rekening, maka ia bilang nanti saja menunggu ibunya membuat rekening," kata Yusni ditemui di kediamannya, Rabu (19/5/2021).

Sampai tiga bulan bekerja, NN tidak kunjung memberikan nomor rekeningnya itu.

Menurut Yusni, kesaksian NN terhadap polisi dianggapnya kebohongan.

Baca juga: VIDEO Asisten Rumah Tangga Aniaya Majikan di Cengkareng, Gara-gara Opor Ayam

Baca juga: Aniaya Majikan Lansia Pakai Botol Galon, ART di Cengkareng Diringkus Polisi

Dia juga menampik telah memperlakukan NN secara buruk selama bekerja menjadi ART di rumahnya.

Sebaliknya, kata Yusni, justru NN yang selama ini memperlakukan buruk ART lainnya yang pernah bekerja di tempat tersebut.

Akibatnya, ART lainnya tidak betah dan memilih mengundurkan diri.

"Dulu sering saya pekerjakan ART lain untuk membantu dia. Tapi dia merasa tidak betah kalau ada temannya dan bilang tidak usah ada ART lain di sini," ujar  Yusni.

Pernyataan Yusni dibenarkan oleh ART lainnya yang bekerja di tempat tersebut yakni Rubiah Santi (25).

Baca juga: TEREKAM CCTV, Gara-gara Opor Ayam, Majikan Lansia Dianiaya ART Sendiri di Cengkareng

Baca juga: Frustasi Tak Digaji Majikan selama Empat Bulan, ART Muda Ini Berniat Akhiri Hidup di JPO Jatinegara

Rubiah membantah bahwa majikannya tidak menggaji ART seperti yang dikatakan NN.

Selama lima tahun bekerja dnegan Yusni, Rubiah mengaku tidak pernah telat mendapatkan gajinya.

"Kalau enggak digaji saya juga enggak mungkin kerja di sini selama lima tahun. Bahkan saya boleh bawa anak selama bekerja di sini," ujar Rubiah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved