Breaking News:

Hall of Fame

Steven Gerrard Mantan Kapten Liverpool Masuk Dalam Pemain Pilihan Hall of Fame Liga Premier

Gerrard bergabung dengan Alan Shearer, Thierry Henry, Eric Cantona, Roy Keane, Frank Lampard, dan Dennis Bergkamp dari daftar 23 pemain.

Editor: Umar Widodo
Instagram/@stevengerrard
Steven Gerrard mantan Kapten Tim Liverpool yang sukses jadi manajer Ranger FC masuk dalam pilihan pemain di Hall of Fame Liga Premier 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Steven Gerrard masuk ke dalam kelas perdana Hall of Fame Liga Premier, setelah karier yang termasyhur untuk Liverpool yang berlangsung selama lebih dari 17 tahun.

Hall of Fame diperkenalkan tahun ini untuk mengenang para pemain terbaik liga sejak didirikan pada tahun 1992.

Dan mantan kapten The Reds sekarang masuk ke dalamnya setelah hasil voting dari penggemar dan panel.

Gerrard bergabung dengan Alan Shearer, Thierry Henry, Eric Cantona, Roy Keane, Frank Lampard, dan Dennis Bergkamp dari daftar 23 pemain.

Karier Gerrard adalah salah satu keajaiban setelah lulus dari akademi Liverpool untuk bermain 504 kali di Liga Premier dengan hasil yang dicapai 120 gol dan 92 assist.

Jumlah permainannya adalah yang ke-11 terbanyak sepanjang masa setelah melakukan debutnya sebagai pemain berusia 18 tahun. 

Di mana ia tampil dalam 17 musim berturut-turut untuk klub masa kecilnya.

Gerrard dinobatkan dalam Tim PFA of the Year pada delapan kesempatan berbeda, yaitu PFA Young Player of the Year pada 2000/2001, PFA Players 'Player of the Year pada 2005/2006 dan FWA Footballer of the Year pada 2008/2009 dan penghargaan lainnya.

Baca juga: Sir Alex Ferguson Puji Steven Gerrard yang Berhasil Persembahkan Gelar Juara untuk Rangers FC

Baca juga: Ben Davies Bek Tengah Baru Liverpool Pakai Jersey Nomor 28 Bekas Kapten Steven Gerrard, Pantaskah?

Baca juga: Sambil Menangis Juergen Klopp Dedikasikan Trofi Liga Inggris untuk Steven Gerrard dan Kenny Dalglish

Dia adalah salah satu yang terhebat yang pernah menghiasi lapangan, seperti yang diilustrasikan oleh sejumlah pemain, penggemar, dan pakar yang mengaguminya, dan tempatnya di Hall of Fame jelas layak.

Kejam dari bola mati, pemimpin yang tak kenal takut dan salah satu dari sedikit yang bisa menyeret timnya ke belakang sendirian.

"Yang terbaik yang pernah ada, yang terbaik yang pernah ada, dan yang terbaik yang pernah ada."

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved