Berita DPRD Kabupaten Bogor

Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi Bicara Penanganan Covid-19, Samisade Jadi Solusi

Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi bicara penanganan Covid-19, Samisade jadi solusi. Program ini menyentuh kebetuhan warga Kabupaten Bogor.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi Bicara Penanganan Covid-19, Samisade Jadi Solusi. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi bicara penanganan Covid-19. Samisade jadi solusi.

Pandemi Covid-19 berdampak negatif terhadap berbagai sektor kehidupan.

Hampir semua lini mengalami penurunan kinerja, mulai dari kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan.

Namun, dampak Covid-19 tak hanya dirasakan pihak swasta. Pemerintahan pun mengalaminya.

Banyak agenda pembangunan daerah terhambat karena anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Hal ini juga dirasakan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim: Konflik Palestina - Israel Sebut Tentang Kemanusiaan

Agar Covid-19 tidak memberi dampak  terhadap pelayanan publik, DPRD Kabupaten Bogor meminta Pemkab Bogor terus menjaga aspek pelayanan kepada masyarakat.

"Fokus kami saat ini adalah penanganan wabah Covid-19," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Ridwan Muhibi kepada Wartakotalive.com beberapa waktu lalu.

"Kami dari Komisi IV meminta kepada Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bogor agar aspek pelayanan kepada masyarakat perlu ditingkatkan lagi jangan sampai pelayanan kurang maksimal," tambahnya.

Baca juga: Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Cepat Perbaiki Rumah Warga Cigudeg yang Rusak

Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor saat ini menangani sektor kesejahteraan rakyat dengan mitra kerja dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pemuda dan Olahraga, BPBD, dan Damkar. 

"Kami menyoroti dampak wabah ini pada kesejahteraan di mana terjadi kesenjangan ekonomi karena banyak warga kehilangan pekerjaan," ujarnya.

Baca juga: Libur Idul Fitri 2021 Usai, Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim untuk Masyarakat

Karena itu, Ridwan mendorong pemerintah Pemkab agar memberikan bantuan sosial untuk mengatasi persoalan ini.

"Tahun 2020 lalu kalau tidak salah besarnya Rp 2,4 juta bagi korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)," ungkap politisi Partai Golkar ini.

Terkait penanganan Covid-19, pemerintah Kabupaten Bogor telah membuat program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.

"Kami di DPRD menyetujui program tersebut. Program Samisade ini luar biasa karena menyentuh kebutuhan masyarakat seperti infrastruktur, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya," jelas pria yang biasa disapa Kang Bibih ini.

Sejauh ini Kang Bibih menilai kinerja pemerintah Kabupaten Bogor cukup bagus dalam penanganan Covid-19.

"Penanganan Covid-19 sudah cukup bagus. Tingkat penularan virus bisa dikendalikan," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved