Breaking News:

Timnas

Jelang Kualifikasi PD 2022, Asisten Pelatih PSIS Imran Nahumarury Minta Tidak Terpaku Pada Hasil

Timnas Indonesia sedang bersiap melakoni tiga laga sisa kualifikasi Grup G Piala Dunia (PD) 2022 Zona Asia di Uni Emirat Arab.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Instagram
Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia sedang bersiap melakoni tiga laga sisa kualifikasi Grup G Piala Dunia (PD) 2022 Zona Asia di Uni Emirat Arab.

Meski sudah dipastikan tak lolos lantaran selalu kalah di lima laga yang mereka lakoni, hasil maksimal di tiga laga sisa nanti setidaknya bisa memerbaiki rangking FIFA Indonesia yang kini ada di urutan ke-173.

Eks pemain Timnas Indonesia, Imran Nahumarury, justru mengingatkan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang baru menangani Indonesia tak akan berfokus pada hasil kemenangan.

Menurut Imran, Shin Tae-yong sedang dalam tahap penggemblengan para pemainnya yang kerap dinilai masih banyak kekurangan terutama fisik.

"Kalau saya lihat tiga laga nanti, kita jangan berharap pada hasil akhir, karena Shin Tae-yong sendiri kan masih membangun tim. Masa baru bangun tim terus kita mau hasil maksimal di tiga laga nanti," kata Imran dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Dilepas ke Dubai, Ini Jadwal Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Untuk Timnas Indonesia

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia di Babak Kualifikasi Piala Dunia 2022, Thailand Lawan Pertama, Jangan Kendor

Baca juga: Ketum PSSI Minta Shin Tae-yong Menjaga Evan Dimas saat Berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022

"Membangun tim itu butuh waktu panjang. Kalau tidak salah durasi dia menangani Indonesia kan empat tahun," ujar Imran.

"Jadi, nanti kita bisa lihat hasilnya. Kita evaluasi empat tahun lagi. Kalau hasil nanti kualifikasi tidak bagus ya jangan langsung pecat, ganti pelatih lagi. Ingat bangun tim itu butuh proses,” jelas Imran.

Imran yang mengetahui kondisi sepak bola Indonesia, sangat setuju penilai dari Shin Tae-yong dan staf pelatih lainnya bahwa para pemain Indonesia masih sangat lemah terutama hal fisik.

Oleh karena itu, tempaan keras dari Shin Tae-yong yang terfokus pada masalah peningkatan fisik pemain sangatlah tepat.

"Shin Tae-yong melatih dengan keras saya pikir itu hal biasa. Di zaman Ivan Kolev, metode latihan keras juga pernah diterapkan cuma para pemain kita saja yang tidak terbiasa," ucap Imran.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved