Akselerasi Pertumbuhan Industri Kerajinan dan Batik, Kemenperin Dorong Penggunaan Teknologi Digital

Akselerasi Pertumbuhan Industri Kerajinan dan Batik, Kemenperin Dorong Penggunaan Teknologi Digital. Simak selengkapnya dalam berita ini.

istimewa
Kementerian Perindustrian mendorong peran serta Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta untuk meningkatkan produkstivitas industri kreatif, industri kerajinan dan batik. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong peran serta Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta untuk meningkatkan produkstivitas industri kreatif, industri kerajinan dan batik.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan guna mendorong pengembangan sektor industri, dibutuhkan peran semua pihak dalam menciptakan ekosistem inovasi yang menunjang. 

"Misalnya, layanan digital yang menyeluruh dan terintegrasi merupakan jawaban mengakselerasi peran ekonomi berbasis industri kreatif tersebut," tutur Agus, Kamis (20/5/2021).

Adaptasi teknologi digital, serta penerapan teknologi pendukung dinilai sebuah langkah yang tepat dan dapat mengubah kesulitan menjadi opportunity bagi industri kreatif.

Baca juga: Bek Dewa United FC Jajang Sukmara Idolai Nomor Punggung 18 karena Memiliki Makna Khusus Baginya

"Adanya teknologi telah memudahkan kita untuk bisa tetap terhubung, berkolaborasi, melakukan brainstorming, serta melakukan hal-hal produktif lainnya meskipun tidak bisa bertatap muka secara langsung," jelas Menperin.

Tak hanya itu, Kemenperin akan memfasilitasi produk batik untuk mendapat sertifikasi SNI.

Hal ini menjadi sangat penting karena untuk meningkatkan kualitas produk batik itu sendiri.

"Sertifikasi SNI menjadi instrumen untuk membendung produk impor. Sebab, batik Indonesia lebih unggul dan kaya dari segi desain," ungkap Agus.

Upaya memacu produktivitas ini diharapkan berkontribusi signifikan terhadap langkah mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Survei Perpusnas, Indeks Kegemaran Membaca Masyarakat Banten di Atas Rata-rata Nasional

"Industri kreatif merupakan salah satu sektor yang diharapkan bisa menjadi penopang agenda Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi," kata Menperin.

Menperin juga memberikan apresiasi kepada Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) serta BBKB Yogyakarta yang telah melakukan inovasi dan implementasi teknologi digital untuk membantu industri kreatif batik dan kerajinan agar bisa lebih efisien dan produktif.

"Contohnya adalah pendirian Digital Learning Center atau Pusat Layanan Digital Kerajinan dan Batik yang diresmikan bersama hari ini," ujarnya.  (LITA FEBRIANI)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved