Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

5 Tradisi Unik Merayakan Lebaran Ketupat di Indonesia, Seminggu Setelah Hari Raya Idul Fitri

Lebaran ketupat bisa diartikan merayakan hari kemenangan setelah selama 6 hari menunaikan puasa syawal. 

Wartakotalive/Andika Panduwinata
Ilustrasi -- 5 tradisi unik untuk merayakan Lebaran Ketupat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ada tradisi unik yang dilakukan di beberapa daerah Indonesia yaitu mengadakan lebaran ketupat seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

Lebaran ketupat bisa diartikan merayakan hari kemenangan setelah selama 6 hari menunaikan puasa syawal. 

Salah satunya masyarakat Jawa yang terbiasa melaksanakan Lebaran ketupat

Orang Jawa umumnya mengenal dua kali pelaksanaan Lebaran, yaitu Idul Fitri dan Lebaran ketupat.

Idul Fitri dilaksanakan tepat pada tanggal 1 Syawal, sedangkan Lebaran ketupat adalah satu minggu setelahnya, tepatnya pada 8 Syawal.

Baca juga: Ini Batasan Akhir Puasa Syawal 1442 Hijriah Menurut Kalender Tahun Masehi

Tradisi Lebaran ketupat diselenggarakan pada hari ke delapan bulan Syawal setelah menyelesaikan puasa Syawal selama 6 hari. 

Hal ini berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umat Islam untuk berpuasa sunnah 6 Hari di bulan Syawal.

Lantas, seperti apa sejarah Lebaran Ketupat?

Sejarah Lebaran Ketupat di Jawa 

Dikutip dari laman NU online, sejarah Lebaran ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga adalah salah satu dari sembilan wali atau Walisongo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. 

Saat itu, Sunan Kalijaga memperkenalkan dua istilah Bakda kepada masyarakat Jawa, Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved