VIDEO Presiden Jokowi Sebut Provinsi Padang, Istana Klarifikasi

Pihak istana memberikan tanggapan terkait salah sebut Presiden Joko Widodo yang menyatakan Padang sebagai provinsi.

Editor: Murtopo
Youtube Wartakotalive.com
Pihak istana memberikan tanggapan terkait salah sebut Presiden Joko Widodo yang menyatakan Padang sebagai provinsi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menjadi bahan pembicaraan hangat di media sosial.

Dalam sambutannya, Jokowi salah sebut Padang sebagai provinsi, dalam video YouTube Sekretariat Presiden pada menit ke 15.50.

"Sekali lagi dengan terbukanya banyak ruas-ruas jalan tol ini, kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat dan kita memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara-negara lain,” kata Jokowi dia.

“Dan produk-produk yang ada, baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik. Terutama, dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara-negara lain," sambungnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Menkes Kirim Vaksin Lebih Banyak ke Riau

Baca juga: Jokowi Salah Sebut Provinsi Padang, Nicho Silalahi: Wah, Nggak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Baca juga: Setelah Bipang Ambawang, Jokowi Kembali Jadi Pembicaraan usai Sebut Padang sebagai Provinsi

Pihak istana memberikan tanggapan terkait salah sebut Presiden Joko Widodo yang menyatakan Padang sebagai provinsi.

Pernyataan tersebut diucapkan Jokowi saat memberi pernyataan di sela-sela mengunjungi lokasi pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang yang berada di Provinsi Riau, pada Rabu, 19 Mei 2021.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan bahwa yang dimaksudkan Jokowi adalah Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga: Setelah Bipang Ambawang, Jokowi Kembali Jadi Pembicaraan usai Sebut Padang sebagai Provinsi

Hal itu mengacu pada bahasan yang sedang dibicarakan presiden yakni soal Jalan Tol Pekanbaru-Padang.

"Maksud Provinsi Sumbar, Kota Padang. Kan jalan tol dari Pekanbaru sampai Padang," jelas Heru kepada wartawan, Rabu (19/5/2021).

Heru memastikan bahwa kesalahan presiden itu hanyalah salah pengucapan saja.

Baca juga: Jokowi Dikecam Lantaran Promosikan Bipang Ambawang untuk Oleh-oleh Lebaran, Mendag Minta Maaf

Baca juga: Sering Melaporkan Orang, Kini Muannas Alaidid Anggap Berlebihan Penghina Palestina Diproses Hukum

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved