Berita Video
VIDEO Dampak Kebakaran, Pedagang Buku Senen Binggung Bangun Kios
"Itu jam 9 malam lah. Posisi juga kios udah tutup, saya juga baru tau dari temen saya, langsung lah saya ke sini, sampai sini udah ngak bisa nyelamati
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM,SENEN- Surya (28) salah satu pedagang buku di sekitar Terminal Senen nampak duduk di tumpukan buku di depan layaknya yang sempat terbakar pada Selasa (18/5) malam.
Ia terlihat tengah mengais sisa buku yang terbakar, satu persatu ia pilah mana buku yang tidak terbakar dan yang terbakar. Buku-buku yang terbakar ia masukan ke dalam karung.
Surya mengaku hanya bisa pasrah akan musibah yang ia alami. Ia pun mengaku sempat shock mendapat kabar jika kiosnya terbakar. Padahal saat itu ia sudah berada di rumah.
"Itu jam 9 malam lah. Posisi juga kios udah tutup, saya juga baru tau dari temen saya, langsung lah saya ke sini, sampai sini udah ngak bisa nyelamatin apa-apa," kata Surya ditemui, Rabu (19/5/2021).
Meskipun sudah berada di lokasi saat kebakaran terjadi, Surya mengaku hanya bisa melihat kobara api menghanguskan kiosnya, ia pun hanya bisa pasrah melihat pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api.
"Ngak sempat bang. Kita pas sampai aja api udah gede. Jadi ngak sempet itu nyelamati. Ya mau gimana lagi kita hanya bisa pasrah aja," katanya.
Meski mengaku baru berjalan 5 tahun, setelah meneruskan usaha temennya yang memilih berhenti berjualan karena faktor usia, Surya mengaku penjualan buku mengalami penurunan sejak pandemi Covid-19.
Pembelajaran online, membuat buku-buku pelajaran yang bisa ramai diburu ketika tahun ajaran baru. Kini jauh lebih sepi, ditambah saat ini ia mendapatkan musibah kebakaran. Surya pun mengaku tak tau mengenai nasibnya.
"Ngak tahu kalo kedepan juga belum kepikiran. Mana sekarang kan juga lebih sepi penjualan bang, karena sekolah online, ditambah begini," keluhnya.
Saat ini yang bisa ia lakukan hanya mengumpulkan sisa buku yang terbakar untuk dapat dijual kembali perkilogramnya. Sedangkan untuk kiosnya yang terbakar ia pun berharap ada uluran tangan dari Pemerintah, setidaknya membantu kiosnya diperbaharui.
"Ya kita berharap bisa dibangun lagi tempatnya. Tapi paling penting mah bantuan modal. Kalo udah kayak gini kan binggung modalnya bang," ucapnya. (JOS)