Breaking News:

Arus Balik

Jumlah Penumpang Menggunakan Jasa Penyeberangan Sumatera-Jawa Meningkat, Berikut Ini Penjelasan ASDP

PT ASDP Indonesia Ferry Persero mencatat, jumlah penumpang pakai jasa penyeberangan dari Sumatera ke Pulau Jawa di H+4 Lebaran mulai meningkat.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com/Rahman Patty
Ilustrasi: Jumlah penumpang pakai jasa penyeberangan dari Sumatera ke Pulau Jawa di H+4 Lebaran mulai meningkat. Ini penjelasan PT ASDP Indonesia Ferry Persero. 

WARTAKOTALIVE.COM, MERAK - Pihak PT ASDP Indonesia Ferry Persero mencatat, jumlah penumpang pakai jasa penyeberangan dari Sumatera ke Pulau Jawa di H+4 Lebaran mulai meningkat.

Dikatakan Corporate Secretary PT ASDP Indonesia, Ferry Shelvy Arifin, bila jumlah penumpang menyeberang dari Bakauheni ke Merak pada H+4 atau 18 Mei 2021 mencapai 50.300 orang.

"Jumlah ini baru 12 persen dari total penumpang yang menyeberang di periode larangan mudik Lebaran, yaitu mencapai 420 ribu orang," ucap Shelvy dalam keterangannya, Rabu (19/5/2021).

Shelvy menuturkan, masih ada sekitar 88 persen atau sekitar 369 ribu orang belum kembali dari Sumatera ke Pulau Jawa memakai jasa penyeberangan.

Baca juga: Doni Monardo Prediksi 440 Ribu Orang Kembali ke Jawa Lewat Pelabuhan Bakauheni

Baca juga: Pemudik di Pelabuhan Bakauheni yang Positif Covid-19 Bakal Langsung Disolasi, Lampung Siapkan Tempat

Baca juga: Antisipasi Peningkatan Penumpang, ASDP Operasional 34 Kapal di Pelabuhan Merak-Bakauheni

Sementara Shelvy juga merinci, untuk total kendaraan yang menyeberang pada pra larangan mudik kemarin dari Merak ke Bakauheni tercatat mencapai 125 ribu kendaraan.

"Adapun total kendaraan yang sudah kembali dari Sumatera ke Jawa hingga H+4 baru sekitar 13 ribu unit atau baru sekitar 13 persen."

"Masih ada sekitar 109 ribuan kendaraan atau 87 persen yang belum kembali," ucap Shelvy.

Shelvy juga menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi terkait adanya peningkatan pergerakan penumpang yang mulai terlihat agar tidak terjadi kepadatan antrean di pelabuhan.

"Kami mengharuskan untuk para penumpang layanan penyeberangan melakukan tes Covid-19 mandiri di tempat asal, dan bukan melakukan test di pelabuhan."

"Bukti hasil negatif swab antigen ini wajib dilampirkan oleh calon penumpang," ucap Shelvy.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved