Breaking News:

Gaikindo Sebut Krisis Chip Semikonduktor Masih Bisa Ditangani Industri Otomotif Tanah Air

Gaikindo Sebut Krisis Chip Semikonduktor Masih Bisa Ditangani Industri Otomotif Tanah Air. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut sedikit banyak industri otomotif Indonesia ikut terpengaruh oleh kelangkaan chip semikonduktor yang terjadi di dunia.

Akan tetapi, karena jumlah produksi mobil di Tanah Air yang tidak sebanyak industri otomotif di Eropa, masalah ini masih dapat dikendalikan.

"Iya, pasti terpengaruh. Namun karena jumlah dan kompleksitas produknya tidak seperti di negara barat, mudah-mudahan masih bisa dikelola," tutur Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara kepada Tribunnews, Rabu (19/5/2021).

Kelangkaan chip semikonduktor yang terjadi di industri otomotif global telah memengaruhi produksi Ford, Jaguar Land Rover, Peugeot, Nissan dan berbagai produsen kendaraan lain.

Baca juga: Menperin: SMK-SMTI di Yogyakarta Bisa Rakit 5.000 Unit GeNose 

Ford sendiri telah melaporkan bisa kehilangan 50 persen dari semua produksi yang direncanakan pada kuartal dua tahun 2021.

Pabrik Ford di Turki yang membangun Ford Transit untuk pasar Eropa akan ditutup dari 19 April - 13 Juni 2021.

Lini produksi Ford Focus di Saarlouis, Jerman  juga akan memproduksi unit ini secara terbatas untuk bulan depan.

Sementara itu, Ford juga telah berencana melakukan penutupan dengan durasi yang bervariasi, yang akan memengaruhi produksi Galaxy, Kuga, Mondeo, S-Max dan Transit Connect hingga 31 Juli.

Sebelumnya, Jaguar Land Rover (JLR) telah lebih dulu menghentikan operasi di dua fasilitas produksi terbesar milik mereka.

Setidaknya produksi dihentikan selama seminggu karena kekurangan chip semikonduktor.

Baca juga: VIDEO Tawuran Warga di Kemayoran, Satu Orang Tewas Disabet Senjata Tajam

Pabrik-pabrik tersebut terletak di Castle Bromwich dan Halewood di Inggris, keduanya menerapkan "periode non-produksi terbatas" karena pasokan semikonduktor yang langka.

Model yang terpengaruh termasuk Jaguar XE, XF dan F-Type buatan Castle Bromwich, serta Land Rover Discovery Sport dan Range Rover Evoque buatan Halewood.

Sementara itu, Peugeot harus merelakan model terbarunya, Peugeot 308 meluncur dengan cluster instrumen analog, daripada pengaturan digital yang diperkenalkan sebagai bagian dari facelift pada tahun 2020, karena kekurangan chip semikonduktor.
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved