Breaking News:

Banjir Bandang

Ade Yasin Sebut Rumah Warga Korban Banjir Bandang Cigudeg Bogor yang Rusak Umumnya di Pinggir Sungai

Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan bahwa rumah warga korban banjir bandang Cigudeg Bogor yang rusak umumnya di pinggir sungai. Ada dua desa di Cigudeg

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Instagram@ademunawarohyasin.
Ade Yasin Sebut Rumah Warga Korban Banjir Bandang Cigudeg Bogor yang Rusak Umumnya di Pinggir Sungai. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Bupati Bogor, Ade Yasin, menyebutkan bahwa rumah warga korban banjir bandang Cigudeg, Kabupaten Bogor yang rusak umumnya di pinggir sungai.

Ade Yasin meninjau langsung para korban banjir bandang di Kampung Kadaung Desa Rengasjajar dan Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Dilansir dari Instagram@ademunawarohyasin, Ade Yasin meninjau warga Cigudeg yang terdampak bencana alam itu bersama Kapolres Bogor, AKBP Harun, Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, mayoritas rumah yang terdampak terletak di pinggiran sungai.

Tercatat sebanyak 300 KK (Kepala Keluarga) di kampung Kadaung dan 166 KK Desa Tegallega yang terdampak akibat terjangan banjir.

"Hari ini saya meninjau langsung warga Cigudeg yang terdampak banjir. Kami juga menyerahkan bantuan untuk para korban," kata Ade Yasin, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim: Konflik Palestina - Israel Sebut Tentang Kemanusiaan

Menurut Ade Yasin, berdasarkan pantauan, kestabilan tanah disana masih bagus. Hanya sungai yang perlu dibenahi, karena terjadi pendangkalan.

Penanganannya selain memperbaiki tanggul juga perlu dilakukan pengerukan sungai.

"Hasil peninjauan hari ini tentu menjadi catatan kedepan untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Yang utama adalah keselamatan warga dan tercukupinya kebutuhan pokok masyarakat terdampak," tutur Ade Yasin.

Baca juga: Warsah Warga Kabupaten Bogor Berkaca-kaca Terima Kunci Rumah dari Kapolres Bogor AKBP Harun

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Camat Cigudeg, Pardi, mengatakan, sebanyak 11 bangunan terdampak banjir tersebut.  9 di antaranya ada rumah warga yang rusak berat hingga ringan. Begitu pula dengan jembatan utama antar kampung mengalami kerusakan karena terbawa air.

"Dampaknya pertama di Desa Tegallega 7 rumah rusak, di Lengasjajar 1 rumah dan Desa Batujajar 1 rumah. Kemudian sarana lainnya TPT jebol atau roboh sekitar 3 meter. Terus juga jembatan antar kampung di Batujajar itu terbawa air," katanya.

Pardi menyatakan bahwa air bercampur lumpur yang mengalir ke rumah warga pada malam itu telah surut dan sudah dibersihkan oleh petugas.

Kemudian tak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.

Kondisi terakhir sudah surut, sudah dibersihkan juga, karena kontur tanahnya miring jadi cepet juga surutnya.

Banjir dipicu oleh curah hujan yang deras sejak sore hingga malam hari di bagian hulu sehingga aliran air cukup tinggi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved