Larangan Mudik

Data Penumpang Penerbangan Domestik Hari Terakhir Larangan Mudik Mencapai 9.291 Penumpang

Hari terakhir larangan mudik, jumlah penumpang Bandara Soetta Mencapai 9.000an orang terutama penerbangan domestik.

Warta Kota/M Nur Ichsan Arief
Para calon penumpang memadati areal terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (28/10/2020). Warga bersiap menuju ke sejumlah daerah baik untuk liburan maupun mudik mengunjungi sanak keluarganya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pada hari terakhir larangan mudik Lebaran 17 Mei 2021, tercatat jumlah pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang mencapai 9.291 orang.

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soetta Holik Muwardi menyebutkan, jumlah penumpang sebanyak 9.291 orang tersebut terdiri dari penerbangan domestik kedatangan dan keberangkatan.

"Pada penerbangan domestik kedatangan, jumlah penumpang mencapai 3.688 orang dan untuk keberangkatan mencapai 3.991 orang," ucap Holik saat dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Sebelumnya Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menyebutkan, jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta hanya 10 persen dari sebelum adanya larangan mudik Lebaran 2021.

Baca juga: Unggah Foto Pesawat Terbang di Media Sosial, Anggun: Panjat Doa Untuk Sriwijaya Air

Menurut Awaluddin, hal ini karena selama pelarangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021 yang menggunakan angkutan udara hanyalah yang dikecualikan saja.

"Dengan adanya pengecualian penumpang tersebut, jumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta hanya 10 persen jika dibandingkan dengan sebelum adanya larangan mudik Lebaran 2021," ucap Awaluddin dalam keterangannya, Jumat (14/5/2021).

Selain itu Awaluddin juga mengungkapkan, selama larangan mudik Lebaran 2021 Angkasa Pura II bersama seluruh stakeholder berkomitmen menerapkan protokol kesehatan setiap saat.

Baca juga: Masa Larangan Mudik Berakhir, Ini Pantauan Kedatangan Penumpang KA Jarak Jauh di Jakarta

Sebagai informasi, periode larangan mudik Lebaran ditetapkan pada 6 – 17 Mei 2021.

Pada periode tersebut, pelaku perjalanan yang dikecualikan dari larangan perjalanan lintas kota/ kabupaten/provinsi/negara adalah pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik. 

Kondisi Kereta Api 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta resmi mengoperasikan Kereta Api (KA) Brawijaya relasi Gambir-Malang pada Rabu (10/3/2021).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta resmi mengoperasikan Kereta Api (KA) Brawijaya relasi Gambir-Malang pada Rabu (10/3/2021). (Daop I KAI)

Arus kedatangan penumpang datang yang menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) terpantau kondusif pada masa larangan mudik Lebaran 2021 yang berakhir hari ini, Senin (17/6/2021).

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat hingga saat ini, jumlah penumpang yang datang masih terbatas sama dengan jumlah KA yang berangkat yakni 7 KA per hari.

Dari 7 KA yang tiba di area Daop 1 Jakarta Pada Senin 17 Mei 2021 terdapat 4 KA tiba di Stasiun Gambir dan 3 KA lainnya tiba di Stasiun Pasar Senen.

Sementara untuk volume kedatangan penumpang masih terpantau landai dan kondusif. KAI mencatat, volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen adalah 1200 penumpang yang akan tiba hari ini, sementara di Stasiun Gambir terdapat sekitar 900 penumpang tiba.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved