Breaking News:

Pariwisata

BREAKING NEWS: Wisata Taman Nasional Ujung Kulon Tutup hingga 30 Mei 2021

Destinasi wisata alam Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Banten secara resmi ditutup kembali untuk sementara waktu hingga 30 Mei 2021.

Editor: Hertanto Soebijoto
wwf.or.id
Instruksi Gubernur Banten dan Surat Edaran Bupati Pandeglang meminta agar seluruh objek wisata dilakukan penutupan sementara waktu, termasuk Taman Nasional Ujung Kulon. Foto ilustrasi: Badak Jawa dan anaknya di Taman Nasional Ujung Kulon. 

WARTAKOTALIVE.COM, PANDEGLANG -- Taman Nasional Ujung Kulon secara resmi ditutup kembali untuk sementara waktu hingga 30 Mei 2021.

Destinasi wisata alam Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) terletak di ujung barat Pulau Jawa.

Tepatnya di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Hal itu diketahui berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) Nomor : SE.04/T.12/TU/P3/5/2021 tertanggal 17 Mei 2021 bahwa kunjungan ke seluruh objek wisata yang ada di Kawasan Taman Nasional tersebut ditutup sementara.

Humas Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Andri Firmansyah dalam keterangannya di Tangerang, Senin (17/5/2021), mengatakan, keputusan penutupan objek wisata alam berbasis konservasi itu merupakan tindaklanjut dari instruksi Gubernur Banten, Wahidin Halim  tertanggal 15 Mei 2021.

Selain instruksi Gubernur Banten, juga Surat Edaran Bupati Pandeglang Irna Narulita yang meminta agar seluruh objek wisata dilakukan penutupan sementara waktu.

Baca juga: Empat Kabupaten/Kota di Banten Masuk Zona Kuning Covid-19, Tangerang Raya Masih Oranye

Baca juga: Halal Modern Valley di Banten Bakal Menjadi Klaster Industri Halal Terbesar Pertama di Indonesia

"Per hari ini (Senin 17 Mei) resmi ditutup, kita mengikuti instruksi Gubernur dan SE Bupati tertanggal 16 Mei kemarin," kata Andri.

Ia menegaskan, pihaknya akan mengikuti setiap kebijakan serta intruksi yang diambil oleh pemerintah terkait upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di objek wisata.

"Kalau dicabut sebelum tanggal 30  Mei, ya kita akan ikuti. Kalau sampai tanggal 30 Mei, kita juga tetap mengikuti. Jadi apapun dan seperti apa hasilnya, kita tetap akan mengikuti apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujarnya.

Akan tetapi, pihaknya meminta agar Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang segera mencari solusi dan alternatif lain untuk masyarakat yang terkena imbas langsung dari ditutupnya sementara objek wisata, terutama untuk para pengelola wisata yang ada.

Baca juga: Andika Hazrumy Ungkap 19 Titik Penyekatan Larangan Mudik di Provinsi Banten

"Semoga penutupan tempat wisata di Banten ini memberi hasil baik terhadap pencegahan penyebaran Covid-19. Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang pun harus mencari alternatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat yang ada di setiap objek wisata, terutama para pelaku wisata," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved