Breaking News:

Konflik Palestina Israel

Sekjen PBB Gutteres Kecam Israel Minta Hentikan Pertempuran, Para Pimpinan Diminta Menenangkan

Antonio Guterres mengatakan, pertempuran itu bisa menjerumuskan kawasan itu ke dalam krisis yang "tak tertahankan".

Editor: Dian Anditya Mutiara
US Mission to the UN/Eric Bridiers
Sekjen PBB Antonio Gutteres mengutuk Israel yang sudah memporakporandakan Palestina hingga ratusan warga meninggal dunia 

WARTAKOTALIVE.COM - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres memohon agar serangan konflik antara Israel-Palestina untuk segera dihentikan.

Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Antonio Guterres mengatakan, pertempuran itu bisa menjerumuskan kawasan itu ke dalam krisis yang "tak tertahankan".

"Pertempuran harus dihentikan. Itu harus segera dihentikan," kata Antonio Guterres ketika membuka sesi Dewan Keamanan, Minggu (16/5/2021).

Ia menyebut kekerasan yang telah menewaskan hampir 200 orang selama seminggu terakhir itu sangat mengerikan.

Baca juga: Profil Ismail Abdul Salam Ahmad Haniyyah, Pimpinan Hamas Kelahiran Palestina Ini Siap Perangi Israel

Baca juga: Bela Palestina, Gus Ulil Diserang Simpatisan Zionis Israel: Saya Syiah, Saya Kadrun, I Dont Care!

Menurutnya konflik Israel-Palestina akan membuat kriris keamanan dan kemanusiaan yang parah.

"Pertempuran ini memiliki potensi untuk melepaskan krisis keamanan dan kemanusiaan yang tak tertahankan dan untuk lebih jauh menumbuhkan ekstremisme."

"Tidak hanya di wilayah Palestina yang diduduki dan Israel, tetapi di kawasan secara keseluruhan," katanya, dikutip dari CNA.

Guterres mengutuk kekerasan baru pada hari Minggu yang menewaskan 40 warga Palestina, jumlah korban tewas terburuk sejak konflik pecah.

"Siklus pertumpahan darah, teror dan kehancuran yang tidak masuk akal ini harus segera dihentikan," kata Guterres.

Baca juga: Menlu Retno Marsudi Hadiri Pertemuan OKI Janji akan Bantu Perjuangkan Hak-hak Palestina

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved