Tes Pegawai KPK

Romo Benny Sebut 75 Pegawai Tidak Lolos TWK KPK Karena Tidak Tekun dan Teliti Jawab Pertanyaan

“Itu semua begitu, di BPIP juga begitu banyak yang tidak lolos dan itu kalau menjadi pegawai negeri memang begitu,”

Editor: Ahmad Sabran
TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan 75 pegawainya tidak memenuhi syarat menjadi aparatur sipil negara (ASN), Rabu (5/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo mengomentari penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tidak lulus atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Romo Benny menilai wajar bila dalam tes TWK ada yang lolos dan tidak lolos. Menurutnya, semua instansi yang menyelenggarakan TWK juga ada yang tidak lolos dan tidak perlu menjadi polemik.

“Itu semua begitu, di BPIP juga begitu banyak yang tidak lolos dan itu kalau menjadi pegawai negeri memang begitu,” ucap Romo Benny kepada wartawan, di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Ia meminta semua pihak untuk menghormati keputusan dari lembaga yang menyelenggarakan tes TWK ini. Bicara soal pertanyaan yang tertera dalam TWK, menurut Romo, adalah hal yang biasa dan memang harus teliti dalam menjadi setiap pertanyaan.

Baca juga: Swab Test Antigen Gratis di Polsek Pamulang, 10 Pemudik Positif Covid-19, Kapolsek: Isolasi Mandiri

Baca juga: Rudy Susmanto Ketua DPRD Kabupaten Bogor Angkat Bicara Soal Jalan di Stadion Pakansari Sering Banjir

Baca juga: DPP KNPI Kutuk Aksi Biadab Zionis Israel Terhadap Bangsa Palestina

“Itu wewenangnya dari lembaga ASN dan kita tidak bisa intervensi. (Soal pertanyaan) Itu lebih bagaimana orang-orang lebih tenang menjawab pertanyaan. Itu mampu ngga dia agar posisinya lebih jelas karena waktunya pendek tapi pertanyaannya banyak,” ujarnya.

Romo menganggap pegawai KPK yang tidak lolos TWK karena tidak teliti dan tekun dalam menjawab setiap pertanyaan. Sebab, dalam menjawab pertanyaan juga harus berpacu dengan waktu yang ditentukan.

“Jadi butuh ketekunan dan ketelitian dan kemampuan untuk memilah-milah,” pungkasnya.

Romo menyebut pertanyaan di dalam TWK sudah sesuai dengan proses seleksi alih status pegawai KPK menjadi ASN.

“Ndak ada, itu memang karena proses untuk seleski pegawai negeri begitu. Kalau mau jadi pegawai negeri ya memang begitu prosesnya harus dilalui,” pungkasnya.

Sebelumnya, 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos dalam asesmen tes wawasan kebangsaan. Mereka yang tidak lolos kemudian diputus pimpinan KPK untuk dinonaktifkan dari pekerjaannya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved