Breaking News:

Larangan Mudik

Larangan Mudik Berakhir, Mulai Selasa 18 Mei, Layanan KRL Kembali Beroperasi Normal, Ini Jadwalnya

Dengan normalisasi frekuensi perjalanan dan jam operasional ini, KAI Commuter berharap para pengguna dapat merencanakan perjalanannya dengan baik.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Istimewa
Suasana Stasiun Bogor pada Senin (13/7/2020) pagi. Para pengguna KRL tertib mengantre. Dengan normalisasi frekuensi perjalanan dan jam operasional ini, KAI Commuter berharap para pengguna dapat merencanakan perjalanannya dengan baik. 

“Saya menggarisbawahi kebijakan, Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melarang orang masuk Jakarta. Jadi ini bukan pelarangan masuk Jakarta,"

Baca juga: Arus Balik Mudik Lebaran, Dua Juta Orang Lebih Masuk ke Jakarta, Ini Rinciannya Menurut Wagub Ariza

Baca juga: Momen Arus Balik Mudik Lebaran, Dinkes DKI Jakarta Diminta Fokus Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga: Arus Balik, Menhub Budi Karya Sebut Ada 440 Ribu Pemudik dari Sumatera Bakal Kembali ke Pulau Jawa

"karena Jakarta bagian dari Indonesia, penduduk Indonesia bisa masuk ke kota mana saja,” kata Anies di Balai Kota DKI pada Senin (17/5/2021).

Hal itu dikatakan Anies usai hadiri rapat virtual antara seluruh Forkopimda se-Indonesia bersama Presiden RI Joko Widodo.

Di kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohamad Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurahman juga ikut dalam rapat itu di Balai Kota DKI.

Di kesempatan itu, Anies menekankan, pemerintah imbau warganya untuk tidak mudik ke kampung halaman saat momen lebaran Idul Fitri 1442 H.

Pemerintah mengkhawatirkan tingginya mobilitas penduduk ke daerah lain bisa memicu lonjakan kasus Covid-19 begitu mereka kembali ke Jakarta.

“Sekarang ini dalam kondisi pandemi, sebelum lebaran kami menganjurkan tidak berpergian, sesudah lebaran kami lakukan pengecekan kepada mereka yang masuk,” jelas Anies.

“Jadi ini bukan pelarangan masuk Jakarta tapi ini melakukan skrining untuk mendeteksi agar warga Jakarta yang tidak berpergian, menaati anjuran, sehingga mereka terlindungi,” tambah Anies.

Dia membeberkan, rapat yang dipimpin Jokowi itu juga membahas berbagai hal terutama upaya pencegahan lonjakan kasus Covid-19, sebagai dampak mobilitas penduduk saat libur lebaran.

Kemudian untuk Pemprov DKI Jakarta, kata dia, telah mengeluarkan dua kebijakan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved