Breaking News:

Arus Balik

Dua Pemudik yang ke Depok Reaktif Covid-19 Saat Tes Antigen Secara Acak di Pos Penyekatan Mudik

Sebanyak dua pemudik yang ke Depok reaktif Covid-19 saat tes antigen secara acak di Pos Penyekatan Mudik. Kedua orang itu diisolai mandiri.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Dua Pemudik yang ke Depok Reaktif Covid-19 Saat Tes Antigen Secara Acak di Pos Penyekatan Mudik. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dua pemudik yang ke Depok reaktif Covid-19 saat tes antigen secara acak di Pos Penyekatan Mudik.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, sejauh ini pihaknya terus melakukan pengetesan berupa tes antigen kepada pengendara di pos penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2021.

Pengetesan ini dilakukan secara acak kepada pengendara yang melintas untuk memastikan pengendara yang melintas bebas Covid-19 pada arus balik mudik Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dari ratusan pengendara yang di tes, Dadang mengatakan, hasilnya didapati adanya pengendara yang reaktif atau positif.

Bersama Polres Metro Depok, Pemerintah Kota Depok melakukan pengetesan antigen pada dua titik pos penyekatan arus balik mudik yakni di Pos Penyekatan Bojongsari dan Pos Penyekatan Cilangkap, Kota Depok.

Dua titik pos penyekatan itu adalah pintu masuk arus balik lebaran dari wilayah Bogor menuju Depok, Jakarta dan sekitarnya. 

"Berdasarkan data yang kami terima dari Kasat Lantas Polres Metro Depok ada 18 yang random di rapid test di pos penyekatan BSI, Bojongsari hasilnya semua non reaktif. Tapi hasil rapid test random 300 orang pengendara di pos penyekatan Cilangkap, ada dua orang yang reaktif," papar Dadang saat dikonfirmasi wartawan, Senin (17/5/2021). 

Baca juga: Arus Balik, Dinkes Kota Depok Tes Antigen Warga yang Pulang Mudik di Pos Penyekatan dan Pemukiman

Kedua orang tersebut, kata Dadang, dapat melakukan isolasi mandiri di rumah maupun bisa memilih untuk melakukan isolasi di Wisma Makara UI dengan berkoordinasi dengan puskesmas terlebih dahulu.

"Mereka lebih nyaman isolasinya dimana? Bisa dirumah, bisa juga di Wisma Makara UI melalui puskesmas agar mereka bisa melakukan pemantauan," tandasnya. 

Sementara itu, berdasarkan data dari Satgas Pusat zonasi Covid-19 Kota Depok, berada pada status zona oranye atau tingkat risiko sedang penularan virus asal Wuhan, Tiongkok itu.
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved