Breaking News:

Lebaran 2021

Order Ojek Online Sulit saat Libur Lebaran? Ternyata Ini Penyebabnya

Menurut Igun, para pengemudi ojek online saat ini lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah saat Idulfitri 1442 H.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
harianriau.co
ILUSTRASI Ojek online 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kemudahan memesan transportasi online melalui aplikasi di ponsel membuat masyarakat sangat terbantu untuk bepergian.

Terutama dalam momen libur Idul Fitri, biasanya dalam tiga hari ke depan pemesanan ojek online masih diandalkan masyarakat untuk bersilaturahmi dengan kerabat dan keluarga.

Namun, sejak pandemi Covid-19 melanda orderan untuk mengangkut penumpang oleh ojol menurun drastis tak terkecuali saat momen lebaran.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengungkapkan penyebab sulitnya masyarakat mendapatkan driver ojek online saat masa libur lebaran.

Baca juga: Diserang Simpatisan Zionis karena Getol Bela Palestina, Gus Ulil: Ya, Saya Kadrun, I Dont Care

Baca juga: Sebut Dukungan RI ke Palestina Tak Banyak Berpengaruh, Rocky Gerung: Nggak Ada yang Kenal Pak Jokowi

Menurut Igun, para pengemudi ojek online saat ini lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah saat Idulfitri 1442 H.

Faktor yang menyebabkan ojol tak mau narik karena bonus yang mereka dapatkan saat libur lebaran berkurang. Sehingga para pengemudi ojol lebih memilih membawa orderan penumpang non aplikasi.

“Faktor utamanya adalah teman-teman ojek online ini lebih memilih untuk bersama dengan keluarganya masing-masing, karena memang di hari raya skema poin atau bonus berkurang. Karena keluhan-keluhan itu pula teman-teman ojek online lebih memilih  berkumpul bersama keluarga dibandingkan mencari order atau narik di jalanan,” kata Igun, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Ramai Dikabarkan Meninggal Dunia, Yunarto Wijaya Pastikan Dirinya Masih Hidup: Saya Segar Bugar

Igun menilai hal tersebut sangatlah wajar karena biasanya di momen libur seperti ini perusahaan atau aplikator memberikan bonus yang lebih besar. Namun, bonus menjadi pertimbangan bagi para pengemudi ojol untuk mengambil order saat libur hari raya, di kala sebelum pandemi Covid-19.

“Itu yang diharapkan para rekan ojol sehingga mereka punya pertimbangan bahwa dengan bonus apa adanya sekarang dan tidak ada penambahan menjelang hari raya atau bonus khusus selama hari raya,” tambahnya.

Atas keluhan itu, Igun berharap agar pemerintah mengeluarkan program bantuan untuk para pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved