Breaking News:

Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Resmi Berlaku, Ini yang Terjadi Kepada Pengguna yang Tak Setuju

Kebijakan Privasi Baru WhatsApp Resmi Berlaku,  Ini yang Terjadi Kepada Pengguna yang Tak Setuju. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Phone Arena
ILUSTRASI WhatsApp (Aplikasi WhatsApp) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - WhatsApp secara resmi memberlakukan kebijakan privasi baru tentang akses terhadap data pribadi ke penggunanya pada 15 Mei 2021.

WhatsApp sendiri sempat mengancam kepada para penggunanya, agar menerima kebijakan privasi terbaru ini. Bila tidak menerima, maka akun pengguna akan dihapus dan tidak bisa lagi menggunakan layanan WhatsApp.

Mengutip dari laman blog resmi WhatsApp pada Minggu (16/5/2021), WhatsApp pun melunak dan tidak lagi mengancam akan langsung menghapus akun penggunanya.

Pengguna WhatsApp yang menolak kebijakan baru perusahaan itu akan perlahan-lahan kehilangan beberapa fungsi utama dari aplikasi tersebut.

Baca juga: Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan Tilang Supir Tembak Dum Truck Bawa Penumpang ke TMII

Selain itu pengguna WhatsApp yang belum menerima kebijakan tersebut, secara perlahan akan mendapatkan notifikasi secara berkala untuk menyetujui kebijakan tersebut. Berikut rincian saat pengguna WhatsApp belum menyetujui kebijakan terbaru ini:

1. Akan mendapatkan notifikasi terus menerus

WhatsApp akan beberapa kali menerima pesan atau notifikasi dari WhatsApp soal kebijakan barunya tersebut. Setelah beberapa pekan, notifikasi akan muncul lebih sering di aplikasi.

Sayangnya WhatsApp tidak merinci berapa lama waktu yang diberikan sampai pengguna memperoleh notifikasi lebih sering dari sebelumnya.

2. WhatsApp mulai kehilangan fungsi

Di tahap kedua ini, WhatsApp lebih serius dengan ancamannya. Pengguna akan kehilangan satu per satu fungsi penting aplikasi komunikasi itu. Tetapi sekali lagi, WhatsApp tak merinci berapa lama pengguna akan merasakan siksaan tahap pertama, sebelum siksaan tahap kedua diterapkan.

WhatsApp hanya mencantumkan bahwa, siksaan kedua hanya akan berakhir jika pengguna menerima kebijakan baru, atau tentu saja jika menutup akun. "Ini tak akan dialami oleh semua pengguna di waktu bersamaan," kata WhatsApp.

Baca juga: Dul Jaelani Minta Izin Menikah Muda dan Langkahi 2 Kakaknya, Begini Jawaban Al Ghazali dan El Rumi

Kemudian adapun fungsi yang akan dihilangkan WhatsApp bagi pengguna yang tidak setuju yaitu pertama, pengguna tak akan bisa mengakses chat list atau daftar obrolan mereka. Meski demikian, mereka masih bisa menerima telepon dan video call.

Kedua, setelah beberapa pekan, pengguna tak lagi bisa menerima telepon atau notifikasi lainnya. WhatsApp juga akan berhenti menyampaikan pesan atau telepon ke nomor pengguna.

Penting dicatat sekali lagi bahwa WhatsApp tak akan menghapus akun pengguna yang terus melawan. Meski demikian, WhatsApp mengingatkan bahwa satu akun akan dihapus jika tidak aktif selama 120 hari. (HARI DARMAWAN)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved