Breaking News:

Konflik Israel Palestina

BENDERA Palestina Dikibarkan Hamza Choudhury-Wesley Fofana, Rayakan Leicester City Juara FA Cup

Dua pemain Leicester City, Wesley Fofana dan Hamza Choudhury, kibarkan bendera Palestina setelah Leicester juara Piala FA kalahkan Fhelsea 1-0.

Presstv
Dua pemain Leicester City, Wesley Fofana dan Hamza Choudhury, mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina saat Leicester merayakan kemenangan mereka atas Chelsea dalam kejuaraan FA Cup. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pemain Leicester City Hamza Choudhury dan Wesley Fofana mengibarkan bendera Palestina saat merayakan kemenangan final Piala FA.

Leicester City juara FA Cup setelah dalam final mengalahkan Chelsea 1-0.

Kemenangan Leicester berkat gol menakjubkan dari gelandang Youri Tielemans dan gol penyeimbang dari pemain Chelsea Ben Chilwell dinyatakan offside oleh VAR.

Choudhury dan Fofana memegang masing-masing ujung bendera saat mereka membuat pangkuan kehormatan di depan para penggemar di Wembley, Inggris.

Choudhury kemudian mengibarkan bendera di pundaknya saat dia naik untuk mengumpulkan medali pemenangnya sebelum mengangkat trofi untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Baca juga: Leicester City Cetak Sejarah Juara Piala FA 2021 Usai Kalahkan Chelsea 1-0, Ini Daftar Para Juara

Dua pemain Leicester City, Wesley Fofana dan Hamza Choudhury, mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina saat Leicester merayakan kemenangan mereka atas Chelsea dalam kejuaraan FA Cup.
Dua pemain Leicester City, Wesley Fofana dan Hamza Choudhury, mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina saat Leicester merayakan kemenangan mereka atas Chelsea dalam kejuaraan FA Cup. (Presstv)

Choudhury dan Fofana menunjukkan solidaritas mereka di tengah konflik terbaru antara Palestina dan Israel, yang telah mengalami kekerasan selama beberapa minggu terakhir.

Olahragawan lain juga baru-baru ini membagikan pandangan mereka tentang masalah ini.

Juara kelas berat WBC Tyson Fury mengklaim Instagram-nya diretas pada hari Rabu setelah posting 'Berdoa untuk Israel' diunggah di ceritanya.

Dia bereaksi: "Tadi malam, saya membuka Instagram dan menemukan posting politik tentang cerita saya.

"Siapa pun yang ada dalam ceritaku: pergilah, kau bajingan kecil. Aku tidak terlibat dalam konflik politik atau semacamnya.

Halaman
12
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved