Breaking News:

Berita Jakarta

Warga Jakarta Timur Nekat Mudik Diimbau Tes Swab Antigen sebelum Kembali ke Rumah

Warga Jakarta Timur yang mudik diimbau untuk melakukan tes rapid antigen Covid-19 sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Warta Kota/Muh Azzam
Petugas gabungan tetap bertugas menjelang Lebaran. Mereka tanpa kompromi menghalau pemudik yang tak memenuhi persyaratan di KM 31 Tol Jakarta-Cikampek. 

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Warga Jakarta Timur yang  mudik  Lebaran di kampung halaman diimbau melakukan tes swab antigen Covid-19 sebelum kembali ke rumah. 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, pihaknya mengantisipasi arus balik yang diprediksi akan terjadi  Sabtu (15/5/2021) dan Minggu (16/5/2021). 

Menurut dia,  masyarakat yang baru pulang kampung dan pendatang diminta untuk membekali diri dengan hasil bebas Covid-19.

Atau mereka diminta  melakukan tes swab antigen sebelum masuk ke wilayah Jakarta Timur. 

Baca juga: Warga yang Pulang Mudik dan Pendatang di Depok pada 16-22 Mei 2021 Wajib Rapid Test Antigen

Baca juga: 1,5 Juta Orang Tetap Nekat Mudik Lebaran, Menteri Perhubungan Bilang Larangan Cukup Efektif

"Masyarakat yang memasuki wilayah Jakarta Timur, baik mereka yang kembali dari mudik maupun pendatang supaya melakukan swab antigen,” kata Erwin, Sabtu (15/5/2021). 

Pemudik warga Jakarta juga diimbau melapor ke pengurus RT/RW setempat agar didata supaya bisa dilakukan tes cepat antigen jika tidak bisa menunjukkan hasil negatif Covid-19

"Untuk dapat dilakukan swab antigen secara gratis di puskesmas kelurahan dan kecamatan agar kita semua dapat terhindar dari penyebaran Covid-19," ujarnya. 

Selain itu, warga diimbau melakukan isolasi mandiri setibanya di tempat tujuan atau rumahnya di Jakarta Timur sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Arus Balik Mudik Lebaran, Polri Minta Warga Siapkan Keterangan Tes PCR atau Swab Antigen

Baca juga: Setelah Larangan Mudik Selesai, Ini Syarat Untuk Melakukan Perjalanan pada 18-24 Mei 2021.

"Kami juga mengimbau warga untuk melakukan isolasi mandiri. Sehingga tidak menularkan Covid-19 maupun penyakit lainnya," kata Erwin. 

Erwin menuturkan langkah-langkah itu dilakukan untuk melindungi masyarakat yang sudah patuh tidak mudik ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. 

"Warga yang tinggal sudah menahan diri untuk tidak mudik, jangan kemudian membebani mereka dengan kekhawatiran akan tertular Covi-19," ucap Erwin. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved