Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

Kerumunan Pengunjung di Pantai Ancol, Muhaimin Iskandar: Jangan Buat Kebijakan yang Korbankan Rakyat

Pengunjung wisatawan ke Pantai Ancol, Jakarta pada Jumat (14/5/2021) kemarin membeludak hingga menembus 39.000 orang.

Tribunnews.com
Warga memadati tempat wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, usai menjalani salat Idulfitri dan melakukan rekreasi bersama sanak keluarga, Kamis (13/5/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pengunjung wisatawan ke Pantai Ancol, Jakarta pada Jumat (14/5/2021) kemarin membeludak hingga menembus 39.000 orang.

Pagi ini Ancol pun menjadi trending topic di Twitter.

Kerumunan wisatawan di Ancol dikhawatirkan bakal memicu terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 14 Mei 2021: Dosis Pertama 13.699.393, Suntikan Kedua 8.921.431 Orang

Tidak sedikit warganet yang membandingkan kerumunan kunjungan wisatawan yang mandi di Pantai Ancol, mirip dengan yang dilakukan warga India saat melakukan ritual mandi di Sungai Gangga, yang diduga menjadi pemicu terjadinya gelombang tsunami Covid-19.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar meminta Pemprov DKI lebih bijak dalam membuat sebuah kebijakan.

Menurutnya, kebijakan membuka Pantai Ancol jelas menimbulkan kerumunan yang sulit dikendalikan.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 14 Mei 2021: Pasien Baru Tambah 2.633, Sembuh 3.807 Orang, 107 Wafat

"Bagaimana orang mandi di pantai bisa menerapkan protokol kesehatan?"

"Pakai masker juga tidak mungkin. Mau jaga jarak juga bagaimana caranya?"

"Lihat saja berbagai gambar kerumunan yang terjadi di Ancol pada Jumat kemarin," kata Gus Ami, sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Gempa 7,2 SR Guncang Nias, Tak Berpotensi Tsunami

Ketua Tim Pengawasan Penanganan Bencana Covid-19 DPR ini meminta agar Pemprov DKI tidak membuat standar ganda dalam sebuah kebijakan.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved