Breaking News:

Konflik Palestina Israel

Eko Kuntadhi Samakan Israel dan Sunda Empire: Sama-sama Percaya soal Tanah yang Dijanjikan

Dalam hal konflik Israel-Palestina, Eko masih berpendirian sama dengan ungkapan Presiden Soekarno yang tidak mengakui kemerdekaan Israel

Editor: Feryanto Hadi
Youtube Cokro TV
Eko Kuntadhi 

"Kami akan menegakkan hukum dan memerintahkan dengan tegas dan bertanggung jawab. "Kami akan terus menjaga kebebasan beribadah untuk semua iman kepercayaan, tetapi kami tidak akan membiarkan gangguan kekerasan," katanya.

Pada saat yang sama, dia berkata, "Kami dengan tegas menolak tekanan untuk tidak membangun di Yerusalem."

Amerika Serikat kembali menyatakan "keprihatinan serius" tentang situasi di Yerusalem, termasuk bentrokan antara jamaah Palestina di Kota Tua Yerusalem, rumah bagi situs-situs suci oleh Muslim dan Yahudi, dan polisi Israel, serta pengusiran keluarga Palestina.

Baca juga: Ngabalin Sebut Busyro Muqoddas Ber-otak Sungsang, Ketua Muhammadiyah: Merusak Citra Jokowi

Washington membuat kekhawatirannya selama panggilan telepon antara Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan dan rekannya dari Israel.

Sullivan mendesak Israel "untuk mengutamakan langkah-langkah yang tepat untuk memastikan ketenangan selama peringatan Hari Yerusalem," menurut sebuah pernyataan oleh juru bicara Dewan Keamanan Nasional Emily Horne.

Hari Yerusalem dimaksudkan untuk merayakan pendudukan Israel atas Yerusalem timur, rumah bagi Kota Tua dan situs-situs sucinya yang sensitif, dalam perang Timur Tengah 1967.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved