Breaking News:

Konflik Palestina Israel

Eko Kuntadhi Samakan Israel dan Sunda Empire: Sama-sama Percaya soal Tanah yang Dijanjikan

Dalam hal konflik Israel-Palestina, Eko masih berpendirian sama dengan ungkapan Presiden Soekarno yang tidak mengakui kemerdekaan Israel

Editor: Feryanto Hadi
Youtube Cokro TV
Eko Kuntadhi 

Terkait hal tersebut, Jokowi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan atas pelanggaran yang kerap dilakukan Israel.

Presiden juga memastikan bahwa bangsa Indonesia akan terus berpihak kepada rakyat Palestina.

"Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan terhadap pelanggaran yang terus dilakukan Israel. Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina," katanya.

Baca juga: Doa Menyejukkan Uskup Ruteng Mgr Siprianus untuk Umat Muslim saat Khotbah Kenaikan Isa Almasih

Sekjen PBB Desak Israel Tahan Diri

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Israel untuk menahan diri dan menghormati hak kebebasan berkumpul secara damai untuk menghindari ketegangan yang kian meningkat di Yerusalem Timur di sekitar Masjid Al Aqsha.

Guterres mengeluarkan pernyataan itu ketika polisi Israel berhadapan dengan demonstran Palestina pada Senin (10/5/2021) dini hari.

Sebelumnya dilaporkan bentrokan meletus antara pengunjuk rasa Palestina dengan polisi Israel di luar Kota Tua Yerusalem pada Sabtu (8/5/2021), ketika puluhan ribu jamaah Muslim bersembahyang pada malam suci Islam Lailatul Qadar.

Baca juga: Joel Carmel Pilih Berhenti Jadi Tentara Israel, Tak Kuat Melihat Kekejaman Zionis kepada Muslim

"Sekretaris Jenderal menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kekerasan yang terus berlanjut di Yerusalem Timur yang diduduki Israel, serta kemungkinan penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Arab News, Senin (10/5/2021).

"Guterres mendesak agar status quo di situs-situs suci ditegakkan dan dihormati," kata Dujarric menambahkan.

Menyikapi pertemuan Kabinet khusus menjelang Hari Yerusalem, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa Israel tidak akan membiarkan ada ekstremis yang mengacaukan ketenangan di Yerusalem.

Baca juga: Slank Dicaci Warganet, Dituding Bungkam saat KPK Dilemahkan Hanya karena Dukung Jokowi

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved