Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

Yang Masih Belum Paham kenapa Mudik Lebaran Dilarang di Masa Pandemi Covid-19, Ini Penjelasannya

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menjelaskan alasan mudik Lebaran dilarang selama masa pandemi Covid-19.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Rangga Baskoro
Penyekatan pemudik di pos cek poin Sasak Jarang, Bulak Kapal, Bekasi Timur. 

Pemerintah menerbitkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Ada lima alasan pemerintah menerapkan pelarangan itu, seperti diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, yakni:

Baca juga: 75 Pegawai KPK Tak Penuhi Syarat Jadi ASN, Ini Perintah MK Soal Nasib Mereka

1. Meningkatnya mobilitas penduduk berdampak pada meningkatnya jumlah kasus aktif

Prof Wiku memaparkan data keterkaitan mobilitas dan peningkatan kasus pada 3 provinsi selama 4 bulan terakhir atau periode 1 Januari-12 April 2021.

Ketiga provinsi itu ialah Riau, Jambi, dan Lampung.

Baca juga: Biasanya Cuma Logo, Kini Ada Bendera Merah Putih dan Foto Jokowi-Maruf Amin di Ruang Konpers KPK

"Ketiga provinsi ini menunjukkan tren peningkatan mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan."

"Yang beriringan dengan tren peningkatan jumlah kasus aktif," kata Prof Wiku beberapa waktu lalu.

Rinciannya, di Riau menunjukkan kenaikan mobilitas penduduk sebesar 7%, diiringi kenaikan kasus aktif mingguan sebesar 71%.

Baca juga: Densus 88 Belum Diterjunkan, Satgas Nemangkawi Masih Jadi Garda Terdepan Hadapi KKB Papua

Di Jambi, kenaikan mobilitas penduduk sebesar 23%, diiringi kenaikan kasus aktif mingguan 14%.

Sedangkan di Lampung, kenaikan mobilitas mencapai 33%, dan diiringi kenaikan jumlah kasus aktif mingguan sebesar 14%.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved