Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Survei Kemenkes dan Facebook: Usia 25-34 Tahun Paling Ragu Divaksin Covid-19

Survei yang memaparkan kesediaan masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19 ini berlangsung pada 10 Januari hingga 31 Maret 2021.

Editor: Yaspen Martinus
Imuneclinicas
Jika dibandingkan antar-provinsi, Riau dan Sumatera Selatan memiliki keragu-raguan vaksin tertinggi di antara kelompok usia 18-24 tahun, masing-masing sebesar 32,1 persen dan 31,7 persen, berdasarkan survei terbaru University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook dan Kementerian Kesehatan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Survei terbaru University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook dan Kementerian Kesehatan mengungkapkan, kelompok usia muda masih ragu divaksin Covid-19.

Survei yang memaparkan kesediaan masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19 ini berlangsung pada 10 Januari hingga 31 Maret 2021.

"Dari kelompok demografis utama, keragu-raguan vaksin di Indonesia paling bervariasi antar-kelompok umur."

Baca juga: Tak Lagi di Jawa, Peningkatan Kasus Covid-19 Kini Terjadi di Sumatera, Naik Hingga 27,22 Persen

"Secara khusus, kelompok usia termuda adalah kelompok yang paling ragu akan vaksin, dengan kelompok usia 18-24 tahun sebesar 20,9 persen, dan usia 25-34 tahun sebesar 21,4 persen," tulis keterangan yang dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Kamis (13/5/2021).

Kemudian, dari orang dewasa yang ragu-ragu terhadap vaksin di Indonesia, terdiri dari 49,2 persen mengkhawatirkan efek samping, dan 34,9 persen ingin menunggu dan melihat situasi dahulu sebagai alasan utama keraguan.

Jika dibandingkan antar-provinsi, Riau dan Sumatera Selatan memiliki keragu-raguan vaksin tertinggi di antara kelompok usia 18-24 tahun, masing-masing sebesar 32,1 persen dan 31,7 persen.

Baca juga: Jokowi: Semoga Hari Kemenangan Ini Jadi Momentum Kita Bangkit dan Menang Lawan Pandemi Covid-19

Sedangkan Banten dan Bali memiliki keragu-raguan vaksin yang paling rendah di antara kelompok usia ini, masing-masing sebesar 14,8 persen dan 13,3 persen.

Dalam survei yang sama dinyatakan pula, sebanyak 80,8 persen masyarakat Indonesia bersedia menerima vaksin.

“Karenanya kami sangat senang melihat laporan yang positif dari Covid-19 Symptom Survey."

Baca juga: Berlebaran Aman dan Nyaman di Masa Pandemi Covid-19, Jangan Bersalaman Atau Berpelukan

"Yang menyatakan bahwa keraguan masyarakat untuk mendapatkan vaksin telah menurun dari 28,6% menjadi 19,2% selama periode Januari-Maret 2021 ini," ujar Oscar Primadi, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved