Breaking News:

Hari Raya Idul Fitri

Pengetatan Usai Larangan Mudik pada 18-27 Mei 2021, Hasil Tes Negatif Covid-19 Cuma Berlaku Sehari

Kemenhub menyiapkan tiga langkah antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pasca-Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Muhammad Azzam
Arus pemudik melintasi Jalur Pantura, Kedungwaringin, perbatasan Bekasi-Karawang semakin ramai saat lewat tengah malam, Selasa (11/5/2021) dini hari. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan tiga langkah antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pasca-Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyebutkan, langkah antisipasi ini dilakukan karena menurut data Posko Pengendalian Transportasi hingga 11 Mei 2021, setidaknya ada 1,5 juta orang yang keluar Jabodetabek menggunakan angkutan umum.

Dalam langkah antisipasi pergerakan masyarakat ini, lanjut Adita, pertama Kemenhub akan tetap konsisten menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan No 13 Tahun 2021 selama peniadaan mudik 6-17 Mei 2021.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 13 Mei 2021: 3.448 Pasien Baru, 4.201 Sembuh, 99 Wafat

"Kemudian pada pengetatan pada pasca-peniadaan mudik 18-27 Mei 2021, kami akan melakukan pengetatan masa berlaku hasil tes negatif Covid-19."

"Baik itu PCR, rapid antigen, dan GeNose, menjadi 1X24 jam di semua moda transportasi," kata Adita lewat keterangan tertulis, Jumat (14/5/2021).

Kedua, Kemenhub mulai 15 Mei 2021 akan melakukan pengecekan kesehatan secara acak kepada pengguna transportasi darat, baik roda empat maupun roda dua.

Baca juga: Polisi Sebut Aksi MIT Poso Bantai 4 Warga Kalemago Bermotif Perampokan, Beras dan Uang Digondol

"Kami akan melakukan pengecekan secara acak kepada pengguna transportasi darat, dan sudah ada 21 titik yang akan menjadi tempat pengecekan tersebut," tutur Adita.

Adita menyebutkan, langkah ketiga adalah dengan memperketat masuknya orang dari wilayah Sumatera ke Pulau Jawa, melalui angkutan penyeberangan.

"Pengetatan ini juga dilakukan dengan mengharuskan penumpang melakukan tes antigen yang alat tes, petugas kesehatan, dan pelaksanaannya akan ditingkatkan dibandingkan hari sebelumnya," beber Adita.

Baca juga: Kecam Kebiadaban Teroris MIT Bunuh 4 Warga Poso, PGI: Pelecehan Terhadap Kemampuan Aparat Keamanan

Adita menuturkan, pelaksanaan tes yang diberikan secara gratis kepada penumpang ini, akan dilakukan di luar Pelabuhan Bakauheni, dengan mendirikan bangunan berupa tenda-tenda dari BNPB, untuk menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved