Breaking News:

Penderita Virus Corona

Penderita Virus Corona Sedih Berlebaran di RLC Kota Tangsel, tak Bisa Kumpul Keluarga

Hari Raya Idulfitri menjadi momentum bagi umat muslim untuk dapat berkumpul bersama keluarga besar.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
(Warta Kota/Rizki Amana)
Para penderita virus corona sedih karena pada Idulfitri 1442 H harus berpisah dari keluarga, dan terpaksa tinggal di RLC Kota Tangsel. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum bagi umat muslim untuk dapat berkumpul bersama keluarga besar. Bagaimana bagi penderita virus corona?

Namun, sejak setahun pandemi covid-19 melanda Indonesia setidaknya berimbas terhadap sejumlah pembatasan kegiatan masyarakat termasuk pada momentum perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. 

Apalagi bagi mereka yang terpaksa menjalani rawat inap ataupun isolasi mandiri akibat terpapar virus mematikan itu. 

Baca juga: Pasien Covid-19 di RLC Kota Tangsel Tetap Diizinkan Menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadan

Baca juga: VIDEO Pasien Covid-19 di RLC Kota Tangsel Diizinkan Menjalakan Ibadah Puasa Bulan Ramadhan

Seperti halnya Nicola Ananda dan Qonita Nur Sabila yang terpaksa merayakan Idulfitri tahun ini di Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Keduanya mengaku tak menyangka harus merayakan Idulfitri di fasilitas kesehatan khusus isolasi dan perawatan medis penderita covid-19.

Melalui unggahan video berdurasi 01.12 detik itu keduanya menjawab sejumlah pernyataan terkait suka-duka menjalani perayaan Hari Raya Idulfitri di RLC Kota Tangsel

"Sebenarnya sih, masih enggak nyangka aja sama kaget," kata Nicola dalam video tersebut yang diterima Wartakotalive.com, Jumat (14/5/2021).

"Enggak nyangka ya," sambung Sabila menjawab pertanyaan suka-dukanya saat divonis menjadi penderita covid-19.

Kedua penderita itu, tak dapat menutupi rasa kesedihan melalui sejumlah jawabannya saat disinggung mengenai kesannya terpisah dari keluarga saat momentum perayaan Hari Raya Idulfitri. 

Pengakuan memiliki perasaan sedih tak dapat dihindarkan kedua penderita saat menjawab pertanyaan tersebut. 

"Enggak pernah nyangka ya bakal Lebaran di sini, biasanya kan Lebaran di rumah bareng keluarga. Bisa jadi salah satu cerita yang enggak bisa dilupain," jawab Sabila. 

Baca juga: VIDEO Satu Keluarga Penyintas Covid-19 Ogah Mudik Lebaran Usai Dipulangkan dari RLC Kota Tangsel 

Baca juga: Heryanto Sadar tak Mau Mudik, meski Sudah Pulang dari RLC Kota Tangsel

"Sebenarnya sedih juga sih, jauh dari keluarga, teman-teman," sambung Nicola. 

Kendati demikian, mereka mengaku tak memaksakan keinginannya untuk sekedar berkumpul bersama keluarga pada perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. 

Hal itu dalam upaya mencegah penularan yang terjadi dari diri mereka kepada individu lainnya kala belum dapat dinyatakan sembuh dari infeksi covid-19. 

"Untuk semuanya tetap semangat dan tetap jaga kesehatan," ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved