Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan ke Israel

Untuk mencegah jatuhnya korban manusia yang lebih besar akibat perang Palestina-Israel, sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan.

Tribunnews.com
Maskapai penerbangan yang  membatalkan penerbangan ke Tel Aviv di antaranya British Airways, Virgin Atlantic, Lufthansa, dan Iberia. Foto ilustrasi: Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). (AFP/ANAS BABA) 

WARTAKOTALIVE.COM, LONDON -- Situasi genting di langit Palestina dan Israel memaksa industri penerbangan mengambil langkah darurat.

Untuk mencegah jatuhnya korban manusia yang lebih besar akibat perang antara Palestina dan Israel, sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, Israel.

Maskapai penerbangan yang  membatalkan penerbangan ke Tel Aviv di antaranya British Airways, Virgin Atlantic, Lufthansa, dan Iberia.

Sebagai gantinya, Israel telah mengaktifkan bandara cadangan di ujung selatan negara itu untuk mencegah serangan roket dari Gaza.

Militan Palestina telah berulang kali menembaki daerah Tel Aviv selama serangan yang meletus pada Senin (10/5), meningkatkan kekhawatiran keamanan atas Bandara Ben Gurion, bandara utama Israel, dan mendorong otoritas setempat untuk mengubah rute beberapa penerbangan ke Bandara Ramon, sekitar 200 kilometer ke selatan.

"Keselamatan dan keamanan kolega dan pelanggan kami selalu menjadi prioritas utama kami, dan kami terus memantau situasi dengan cermat," kata pihak British Airways setelah membatalkan penerbangannya dari dan ke Ben Gurion pada Kamis (13/5/2021).

Militan Hamas di Gaza mengatakan mereka telah meluncurkan roket di Bandara Ramon pada Kamis, tetapi Otoritas Bandara Israel mengatakan bahwa tidak ada roket yang mengenai Ramon dan bandara itu beroperasi seperti biasa.

Baca juga: Mengenal Teknologi Iron Dome, Sistem Pertahanan Militer Israel yang Halau Ribuan Roket dari Gaza

Baca juga: MURKA Gaza Diserang, Presiden Turki Erdogan Telepon Putin: Israel Harus Diberi Pelajaran

Bandara yang dibuka pada 2019 itu mampu menampung sekitar 2 juta penumpang dalam setahun.

Bandara tersebut terhubung dengan rute bus ke utara, meskipun tidak ada layanan kereta api.

Papan kedatangan di bandara menunjukkan beberapa penerbangan El Al Israel Airlines Ltd. dari luar negeri yang semula dijadwalkan mendarat di Ben Gurion.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved