Breaking News:

Lebaran 2021

Tempat Wisata Hanya Diizinkan Untuk Wisatawan Lokal, Ini Syarat Berwisata ke Kabupaten Bogor

Tempat Wisata Hanya Diizinkan Untuk Wisatawan Lokal, Ini Syarat Berwisata ke Kabupaten Bogor. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Bupati Bogor, Ade Yasin. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Selama libur Lebaran pada 13-14 Mei 2021, tempat-tempat wisata di Kabupaten Bogor tetap dibuka untuk umum.

Namun adanya kebijakan larangan mudik membuat wisatawan dari luar daerah tidak bisa masuk ke obye-obyek wisata di wilayah ini.

"Wisata tidak dilarang, namun kami tetap melakukan penyekatan di perbatasan wilayah hingga masa larangan mudik berakhir," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (13/5/2021).

Dengan adanya penyekatan di 8 titik pwrbatasan, maka otomatis mereka yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Bogor akan diputar balik meski tujuannya untuk berwisata.

Baca juga: Indriyanto Seno Adji Minta Masyarakat Objektif dan tak Emosional Soal Keputusan Pimpinan KPK

“Namun setelah masa larangan mudik habis, wisatawan dari luar Bogor bisa datang berwisata dengan syarat memiliki surat bebas Covid melalui test antigen yang berlaku satu hari atau swab test yang berlaku tiga hari," ujarnya.

Sementara khusus bagi wisatawan yang sudah menerima vaksin Covid-19, hanya tinggal menunjukan bukti surat keterangannya saja.

Di tempat wisata sendiri, lanjut Ade, meski tetap dibuka, tetap ada pembatasan-pembatasan seperti pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat, dan hanya boleh menerima wisatawan sebanyak 30 persen dari kapasitas tempat.

"Kami akan selalu lakukan monitoring yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Pariwisata dan instansi lainnya," paparnya.

Ade menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap menahan diri agar tidak pergi ke mana-mana dulu. Kami ingin masyarakat aman dan sehat.

Baca juga: Isyana Sarasvati Rayakan Idul Fitri Bersama Rayhan Maditra, Tidak Mudik dan Hanya di Rumah Saja

"Saya meminta warga Kabupaten Bogor agar tidak memaksakan diri untuk melaksanakan aktivitas yang dirasa tidak perlu,” tandas Ade.

Politisi PPP ini memberikan contoh kepada masyarakat dalam pencegahan virus Covid-19 dengan melaksanakan shalat di lingkungan terdekat saja.

“Pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini saya melaksanakan shalat di mushola yang ada di dalam rumah dinas," ungkap Ade.

Ia sudah mengingatkan kepada masyarakat agar dalam masa PPKM skala mikro ini pelaksanaan Sholat Idul Fitri dilaksanakan di tingkat RT atau RW, sehingga ibadah tetap terpenuhi dan Insyaallah tetap aman dari virus Covid-19.

"Saya ingin memberikan contoh kepada masyarakat, bahwa di masa pandemi virus Covid-19 sekarang ini melaksanakan Sholat Idul Fitri di lingkungan terdekat lebih aman daripada ke tempat yang jauh-jauh," pungkas Ade. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved