Breaking News:

Libur Lebaran

Mohammad Idris Bersikap Tegas pada Tempat Wisata di Depok yang Berpotensi Penyebaran Covid-19

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengeluarkan kebijakan menyambut libur Lebaran ini. Salah satunya adalah tindakan tegas pada tempat wisata.

Warta Kota/Vini Rizki
Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah masker putih) bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (rompi) dan Ketua DPRD Kota Depok Teuku Muhammad Yusufsyah Putra (kanan) memberikan keterangan sebelum melakukan pengecekan pelaksanaan Idul Fitri di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1442 Hirjiah, Pemerintah Kota Depok mengeluarkan sejumlah kebijakan sebagai langkah memutus dan mencegah penyebaran Covid-19.

Aturan tersebut berlaku untuk sejumlah lokasi wisata dan juga tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang pada saat lebaran.

"Untuk wisata yang rentan penyebaran seperti wisata air akan kita tutup pada hari pertama dan kedua lebaran," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris kepada wartawan di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Wali Kota Depok Mohammad Idris Sampaikan Pernyataan Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok

Baca juga: HUT ke-22 Kota Depok, Mohammad Idris Imbau Warga Memakai Pakaian Adat dan Mengunduh Logo di Link Ini

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Idris mengaku pihaknya memerintahkan para lurah dan camat untuk melakukan pendampingan.

Utamanya pada wisata rekreasi yang melibatkan anak-anak usia di bawah sembilan tahun.

Sementara untuk pusat perbelanjaan atau mal, Idris mengaku pihaknya telah melakukan kebijakan melalui surat edaran yang telah diberikan kepada seluruh pusat perbelanjaan ataupun mal yang ada wilayah yang dipimpinnya.

"Untuk mal kita lakukan sejumlah batasan-batasan seperti pembatasan pengunjung yang hanya boleh diisi sebanyak 30 persen dari total kapasitas mal tersebut," tuturnya.

Sedangkan di 16 wilayah Rukun Tetangga (RT) yang masih berada di zona oranye atau zona sedang risiko penyebaran Covid-19, Idris menegaskan pihaknya melarang digelarnya salat Idulfitri di rumah ibadah maupun di lapangan.

Baca juga: Usai Menjalani Salat Idulfitri, Masyarakat Memadati Taman Impian Jaya Ancol Mengisi Libur Lebaran

Baca juga: Warga Berziarah ke TPU Pondok Kelapa usai Salat Idulfitri, meski Ada Larangan dari Pemprov DKI

"Untuk RT yang masih zonanya berstatus zona oranye, kita arahkan untuk solat Ied di rumah masing-masing," paparnya.

Seusai memberikan keterangan kepada wartawan, Idris yang didampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, Ketua DPRD Kota Depok Teuku Muhammad Yusufsyah Putra, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana, dan Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny meninjau Masjid Baiturrahman atau Masjid Merah.

"Kami akan cek langsung kesiapan mereka dalam melaksanakan salat ied, sejauh mana mereka menerapkan prokes yang telah ditentukan," ujarnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved